Hukum ›› Dukun Cabul di Wayame Diberlakukan Wajib Lapor

Dukun Cabul di Wayame Diberlakukan Wajib Lapor


Ambon - Polisi mewajibkan wajib lapor bagi Johanes Afdan (62), warga Wayame, Kecamatan Teluk Ambon tersangka dukun cabul seorang gadis berusia 19 tahun. Hasil pemeriksaan dilakukan, ternyata pelaku mengidap penyakit prostat.

“Untuk tersangka kasus dukun cabul itu, diberlakukan wajib lapor karena dari hasil pemeriksaan, ternyata korban sedang mengidap penyakit prostat sehingga diberlakukan wajib lapor dan tidak ditahan secara badan,” tandas Kasubag Humas Polres Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, Iptu Meity Jacobus kepada wartawan di ruang kerjanya, Rabu (25/3).

Menurutnya, tersangka Afdan ini diberlakukan wajib lapor dalam satu minggu tiga kali terhitung mulai Senin (23/3).

“Wajib lapornya satu minggu tiga kali yakni, Senin, Rabu dan Jumat. Itu sudah diberlakukan karena pertimbangan penyakit yang dideritanya itu. Meski demikian, proses hukum kasus cabul tetap jalan dan kini dalam penyidikan,” ujar Jacobus.

Sebelumnya diberitakan, Johanes Afdan (62), warga Wayame, Kecamatan Teluk Ambon terancam 9 tahun penjara atas perbuatannya mencabuli seorang gadis berusia 19 tahun.  

Afdan dijerat pasal  289 KUHP. Dalam pasal tersebut disebutkan, “ barang siapa dengan kekerasan atau ancaman kekerasan memaksa seorang untuk melakukan dan membiarkan dilakukan perbuatan cabul diancam karena melakukan perbuatan yang menyerang kehormatan, kesusilaan dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun”. “Untuk tersangka dukun cabul diancam dengan pasal 289 KUHP. Sementara ini masih dilakukan pemeriksaan saksi-saksi,” jelas Kasubag Humas Polres Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, Iptu Meity Jacobus kepada wartawan di Mapolres Ambon, Selasa (24/3).

Johanes Afdan, diringkus Satreskrim Polres Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, Senin (23/3). Afdan yang berprofesi sebagai dukun ini tak berkutik saat diringkus sekitar pukul 16.00 WIT, di kediamannya.  Penangkapan Afdan  dilakukan setelah, polisi mendapatkan laporan dari keluarga korban.  

Informasi yang diperoleh, aksi cabul yang dilakukan Afdan terjadi pada Sabtu, (21/3) lalu.  Kejadian tersebut berawal,  ketika korban yang adalah mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di Kota Ambon ini mengeluh sakit asma.  Sekitar pukul 17.00 WIT, paman korban langsung mengajak korban ke rumah sang dukun Afdan untuk berobat.

Setibanya di rumah Afdan, korban disuruh untuk membuka pakaiannya. Afdan rupanya tak kuasa menahan birahinya ketika melihat tubuh mulus korban. Dia kemudian mencabuli korban. Payudara korban diraba dan diremas-remas. Tak hanya itu, kemaluan korban juga diraba.

Lantaran tidak menerima tindakan Afdan, keluarga korban langsung melaporkannya ke polisi. Afdan saat ini telah ditahan untuk menjalani proses hukum. (S-27)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon