Hukum ›› Dua Penumpang Lion Air Belum Tersangka

Dua Penumpang Lion Air Belum Tersangka


Ambon - Direktorat Reserse dan Narkoba Polda Maluku sampai sekarang belum menetapkan Asrial dan Herman sebagai tersangka.

Dua penumpang pesawat Lion Air JT-880 dari Makassar yang diciduk anggota Ditresnarkoba Polda Maluku saat mendarat di Bandara Internasional Pattimura Ambon, Jumat (10/11) itu, masih berstatus saksi, padahal keduanya ditangkap bersama barang bukti tiga paket sabu-sabu.

Menurut Wadir Narkoba Polda Maluku, AKBP Edwan Syaiful, saat ini kasus tersebut masih dalam penyelidikan. Untuk ditingkatkan kasus ini ke penyidikan, penyidik masih menunggu ekspos, Meski begitu keduanya masih tetap ditahan.

“Kan waktunya enam hari. Tetapi kita upayakan sebelum enam hari. Sementara masih penyelidikan, nanti kita ekspos dulu baru naik penyidikan. Saat ini mereka itu masih terduga namun tetap diamankan di kantor Ditresnarkoba di Mangga Dua. Mereka masih dalam penyelidikan jadi kita masih pembuktian penye­lidikannya dulu,” akui Syaiful di Mapolda Maluku Senin (13/11).

Disinggung soal jaringan di luar Ambon dalam hal ini Makasar, Syaiful juga mengaku sementara dikembangkan lagi.

“Kita masih kembangkan yang di luar juga. Intinya masih jalan. Kita perlu penyelidikan dengan baik. Memang sudah jelas mereka ada barang bukti tetapi kita penyelidikan lagi. Nantinya kalau status sudah berubah pasti segera disampaikan,” janji Syaiful.

Asrial dan Herman diciduk saat mendarat di Bandara Internasional Pattimura Ambon, Jumat (10/11) pukul 06.30 WIT dengan barang bukti tiga paket sabu-sabu.

Asrial (31), warga BTN Pepabri Blok E 5/19, RT001/RW008, Desa Lapadde, Kecamatan Ujung, Kota Parepare, Sulawesi Selatan dan Herman (35), warga Selumit Pantai, RT017/RW004, Desa Selumit Pantai, Kecamatan Tarakan Tengah, Kalimantan Utara.

Informasi yang diperoleh Siwalima menyebutkan, saat Asrial dan Herman memasuki ruang kedatangan, keduanya langsung dibekuk oleh sejumlah anggota Ditnarkoba Polda Maluku, yang dipimpin Ipda Jance Serhalawan.

Asrial dan Herman lalu diarah­kan ke salah satu ruang di Bandara. Keduanya kemudian digeledah.

Saat penggeledahan, anggota Ditresnarkoba menemukan tiga paket sabu ukuran kecil dalam koper milik Asrial. Sabu-sabu itu dimasukan di bagian pinggang celana jeans yang diberi lubang.

Barang bukti lain yang diamankan diantaranya, uang tunai Rp 150.000, satu buah kartu ATM Bank Mandiri, satu buah kartu ATM CIMB Niaga, satu buah BRICard, satu buah MIDI card, satu HP Siemens warna hitam silver, satu HP samsung warna silver, satu HP Oppo warna putih, dua HP Nokia warna silver.

Selain itu, dua HP Nokia warna hitam, satu HP Sam­sung warna putih, satu dom­pet warna hitam, satu  jam tangan Swiss Army warna hitam, satu flas disk, satu KTP dan SIM B II umum atas nama Asrial, satu kalung besi putih, dan satu set obeng tukang.

Sementara dari tangan Herman ditemukan dua plastik tempat sabu ukuran kecil. Barang bukti lain yang ikut diamankan diantaranya, satu tas pinggang warna hitam, satu dompet warna coklat, satu botol parfum, satu charger HP samsung, dan satu buah lakban warna hitam.

Sekitar pukul 08.30 WIT, Asrial dan Herman digiring ke Kantor Ditresnarkoba Polda Maluku untuk menjalani pemeriksaan lanjutan.

Saat di Kantor Ditresnarkoba Asrial mengaku, dia diberi uang Rp 4.000.000 oleh Herman untuk membeli empat paket sabu di Makassar, yang akan dibawa ke Ambon.

Kuat dugaan keduanya bekerja sama dengan petugas di Bandara Hassanudin, Makassar, sehingga koper yang berisi sabu-sabu itu, tidak terdeteksi mesin pemeriksaan X-Ray.

Penangkapan Asrial merupakan kerja sama Ditresnarkoba Polda Sulawesi Selatan dan Ditresnarkoba Polda Maluku.

Direktur Ditresnarkoba Polda Maluku, Kombes Thein Tabero yang dikonfirmasi, namun telepon selulernya tidak aktif.

Sementara Kabid Humas Polda Maluku, AKBP AR Ta­tuh yang dihubungi mengaku belum mendapatkan informasi. “Saya belum dapat informasinya. Tetapi saya cek dulu. Karena sampai malam ini juga saya belum terima informasinya. Kalau sudah ada pasti akan disampaikan,” katanya.(S-27)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon