Hukum ›› Dua Pengedar Narkoba Divonis Bervariasi

Dua Pengedar Narkoba Divonis Bervariasi


Ambon - Dua pengedar narkotika golo­ngan satu jenis sabu yang ter­tang­kap di depan kampus Poli­teknik Negeri Ambon yakni Ros Saleh dan Yanuar Abdullah Tu­baka divonis hukuman bervariasi oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Ambon, Rabu (11/7).

Dalam amar putusannya, majelis hakim mengatakan para terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana, tanpa hak atau melawan hukum menerima dan mengedarkan narkotika jenis sabu, di depan kampus Politenik Negeri Ambon pada 2 Februari 2018 lalu.  

Majelis hakim mengatakan, untuk ter­dakwa Ros Saleh, dihukum 6,6 tahun dan dibebankan membayar denda Rp800 juta, subsider enam bulan kurungan. Sedangkan rekan­nya, Yanuar Abdullah Tubaka divonis 5,4 tahun dan diwajibkan membayar denda Rp800 juta subsider enam bulan kurungan.

Dalam amarnya hakim mengatakan para terdakwa terbukti bersalah me­ngedar narkoba sebagaimana diancam pidana dalam pasal 114 ayat (1) UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang nar­kotika. “Mengadili, memutuskan dan menghukum para terdakwa dengan pidana penjara masing-masing, ter­dakwa Ros Saleh 6,6 tahun, rekannya Yanuar Abdullah Tubaka divonis 5,4 tahun,” kata majelis hakim.

Vonis majelis hakim  lebih ringan di­banding tuntutan JPU Kejati Maluku Ester Wattimury, yang menuntut terdakwa Ros Saleh, dengan hukuman tujuh tahun penjara dan dibebankan membayar denda Rp800 juta, subsider enam bulan kurungan. Sedangkan terdakwa Yanuar Abdullah Tubaka, divonis lima tahun, denda Rp800 juta subsider enam bulan kurungan.

Terhadap putusan tersebut, kedua terdakwa dan JPU menya­takan masih pikir-pikir.

Seperti diketahui, JPU dalam dakwaannya menjelaskan, pada 2 Februari 2018 sekitar pukul 12.00 Wit, petugas kepolisian dari Satuan Narkoba Polda Maluku mendapat informasi, ada peredaran narkotika jenis sabu didepan kampus Poli­teknik Negeri Ambon yang dilakukan oleh seorang laki-laki.

Berdasarkan informasi tersebut, sekitar pukul 13.00 Wit, petugas kepolisian Alwi Sattu bersama M. Kurniadi dan saksi La Samsudin melakukan penangkapan terhadap Yanuar Abdullah Tubaka  dan berhasil mengamankan dua paket sabu.

Dari hasil interogasi terhadap Tu­baka, didapatkan informasi bahwa dua paket sabu tersebut diterimanya dari terdakwa Ros Saleh. Ros Saleh yang meminta Abdullah Tubaka untuk menjual narkotika jenis sabu tersebut, guna membayar hutang adiknya di bank. Selanjutnya para saksi langsung mendatangi tempat dan langsung me­nangkap terdakwa Ros Saleh.(S-49)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon