Daerah ›› DPRD Setuju Gunakan Dana tak Terduga Atasi Kerusakan Jalan Akibat Longsor

DPRD Setuju Gunakan Dana tak Terduga


Ambon - DPRD Kota Ambon tetap akan menyetujui usulan pemkot menggunakan anggaran tak terduga untuk memperbaiki sejumlah ruas jalan yang rusak di Kecamatan Leitimur Selatan akibat bencana longsor yang terjadi baru-baru ini, terutama jalan di Desa Kilang.

Wakil Ketua DPRD Kota Ambon Rustam Latupono menegaksan, jika nantinya anggaran ini dicairkan, maka  pemkot harus secepatnya memperbaiki ruas jalan tersebut. Pasalnya jika lambat dikerjakan, maka warga di kecamatan ini akan terisolir lantaran kendaraan tidak bisa melewati ruas jalan tersebut.

“DPRD akan dorong agar secepatnya dilakukan perbaikan jalan tersebut, dengan  menggunakan dana tak terduga. Kami akan setujui usulan pemkot untuk perbaikan jalan ini,” tandas Latupono kepada Siwalima di Baileo Rakyat Belakang Soya, Senin (21/5).

Menurutnya,  untuk mengerjakan perbaikan jalan ini, memang dikembalikan lagi ke anggaran, sebab bisa saja ada pergeseran anggaran, namun kejadian ini merupakan kebutuhan yang sangat mendesak sehingga DPRD akan mendorongnya masuk dalam APBD-P atau melalui dana tak terduga.

Pemkot juga diminta untuk lebih arif dan bijaksana melihat kondisi jalan di Desa Kilang dan beberapa desa di kecamatan ini, prinsipnya DPRD akan minta pemkot untuk segera melakukan penanganan pada jalan tersebut. Penanganan secepatnya perlu dilakukan, sebab jalan tersebut merupakan jalan utama untuk menghubungkan masyarakat di kecamatan ini ke Kota Ambon maupun desa-desa lain di kecamatan ini.

“Kami di DPRD minta agar akses jalan tidak boleh terputus di kecamatan ini dan tidak terganggu akibat bencana alam, apapun prinsipnya pemkot harus siapkan sarana prasarana baik berupa jembatan darurat atau apapun itu, agar akses masyarakat tidak terganggu, jadi kita dorong agar pemkot serius lihat hal ini,” tegasnya.

Sebelumnya diberitakan hujan yang mengguyur Kota Ambon sejak Sabtu (20/5), mengakibatkan ruas jalan tepatnya di Dusun Asawang Negeri Kilang  yang merupakan penghubung beberapa negeri tetangga di Leitimur Selatan terputus.

Praktis kecamatan tersebut terisolir lantaran kendaraan tidak bisa melewati ruas jalan yang menghubungkan jalur transportasi dari Kota Ambon ke sejumlah negeri yakni  Naku, Kilang, Ema dan Hukurilla itu. Agkutan kota yang tadinya lancar  harus terputus ketika hendak melewati tempat kejadian perkara. Begitupun warga yang ingin menuju Kota Ambon melalui jalan tersebut rela berjalan kaki dengan hati-hati.

Hal itu dikarenakan longsor di ruas jalan tersebut setinggi 7,5 meter dengan panjang 8 meter. Beruntung setelah mendapat informasi warga pada Sabtu (19/5) sekitar pukul 10.15 WIT, aggota Polsek Leitisel, dibantu Polres Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease serta anggota Ditsahbara Polda Maluku langsung menuju  tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan upaya tanggap darurat. (S-44)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon