Pemerintahan ›› DPR akan Panggil Menkeu Bicarakan DAU Maluku

DPR akan Panggil Menkeu Bicarakan DAU Maluku


Ambon - Hasil pertemuan Gubernur Maluku Said Assagaff, DPRD Ma­luku bersama DPR mem­buahkan hasil. Ke­tua DPR Setya Novanto akan me­manggil Menteri Ke­ua­ngan Indonesia, Sri Mul­yani Indra­wati untuk membi­ca­ra­kan penghitungan Dana Alo­kasi Umum (DAU) dari luas wila­yah laut seperti yang di­jan­ji­kan Presiden Joko Widodo.

Hadir dalam pertemuan pada Selasa, (18/4) itu, Ketua DPRD Maluku Edwin Huwae, wakil Ketua DPRD Maluku dan para ketua fraksi.

Gubernur dan pimpinan DPRD Maluku juga menemui Menteri Koordinator Bidang Maritim Luhut Binsar Pan­jaitan. “Menko Maritim akan me­nyampaikan juga ke Men­teri Keuangan. Lalu dari Departe­men Keuangan juga akan minta dukungan dari DPR,” kata gubernur, kepada warta­wan, di Jakarta.

Ia berharap, hasil perte­muan Ketua DPR dengan Men­teri Keuangan, serta pem­bicaraan antara Menko Maritim dengan Menteri Ke­uangan bisa menjawab hara­pan Pemprov dan DPRD Maluku, yaitu DAU Maluku dihitung dari laut.

Sebelumnya diberitakan, gubernur memboyong Ketua DPRD Provinsi Maluku Edwin Adrian Huwae, para wakil ketua, dan ketua-ketua fraksi untuk menemui pimpinan DPR RI untuk memastikan penghitungan DAU Maluku berdasarkan luas wilayah laut,

Gubernur sempat meluap­kan kekecewaannya, lantaran pernyataan pejabat Kemente­rian Keuangan dira­sakan ber­beda dengan janji Presiden Joko Widodo.

“Kekecewaan gubernur bu­kan tidak beralasan, sebab saat pertemuan dengan Wakil Men­teri Keuangan, yang diha­diri Dirjen Perimbangan Keua­ngan Daerah, ada per­nya­taan yang tidak sesuai de­ngan apa yang menjadi komit­men Presi­den Joko Widodo,” kata Ke­pala Bagian Humas Pemprov Maluku, Bobby Pa­la­pia, ke­pada wartawan, me­lalui telepon selulernya, Senin (17/4).

Konon dalam penjelasan­nya, Palapia katakan, sang Dirjen menjelaskan kenaikan 50 persen DAU tersebut, telah di­la­kukan sejak tahun 2008, dan setiap tahun naik 5% sehingga total kenaikan DAU untuk Ma­luku sudah 45%, hanya tersisa 5% lagi.  “Hal ini tentu sangat tidak menyenangkan, karena jelas di depan Ketua DPR, Presiden telah menegaskan DAU Maluku tahun depan dihitung dari laut, dan mu­lai dari 50%,” tandas Palapia.

Ketika menerima kunjungan Ketua Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), Sri Adiningsih, Selasa (11/4) lalu, gubernur juga meminta bantuan dan dukungannya.

“Saat itu, Ketua Wantim­pres berjanji kepada pak Gub, akan menyampaikan keluhan dan kekecewaan Gubernur tersebut,” ujarnya. (S-43)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon