Hukum ›› DPO Bentrok Batu Gantung Diciduk

DPO Bentrok Batu Gantung Diciduk


Ambon - Tim gabungan Resmob Co­mu­nity  Polda Maluku dan Buser Polres Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, Senin (16/4) berhasil meringkus pelaku bentrok antar warga di kawa­san Batu Gantung, Keca­matan Nusaniwe, Kota Ambon, Minggu (12/3).

Pelaku adalah Aditya Tauran alias Adit (25) pegawai honor Dinas PU Maluku ini ditangkap setelah sebelum­nya masuk dalam daftar pen­carian orang (DPO) Polres Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease terkait bentrokan Batu Gantong tersebut.

Ia ditangkap sekitar pukul 14.00 wit di Jalan Kadewatan, tepatnya depan SMPN 6 Ambon kecamatan Sirimau Kota Ambon.

“Benar untuk kasus Batu Gantung sudah kita tangkap satu DPO tadi (kemarin-red). Kita tangkap dan langsung digiring ke Polres Ambon dan saat ini sedang diproses,” tandas Kapolres Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, AKBP Sutrisno Hady San­toso kepada wartawan di sela-sela kunjungan Kapolda Maluku di Kantor Bawaslu Maluku.

Menurut Kapolres, setelah satu DPO ini tertangkap, polisi masih terus berupaya untuk menangkap enam DPO lain­nya yang masih berkeliaran.

Pelaku yang ditangkap ini turut bersama-sama bahkan memiliki peranan saat ben­tro­kan sesama warga itu. “Ada tersisa enam lagi. Mereka ma­sih ada dan sudah kita pantau hanya saja kita akan lihat waktu untuk menangkapnya. Karena kondisinya riskan se­hingga saya juga harus hati-hati jangan sampai anggota kenapa-kanapa. Tetapi inti­nya kami proses dan masih kami kejar terus,” jelas Kapolres.

Sebelumnya tiga tersangka kasus bentrok antar warga di kawasan Batu Gantung, Keca­matan Nusaniwe, Kota Ambon, dijebloskan ke Rutan Klas IIA Ambon, Jumat (13/4).

Ketiga tersangka tersebut yakni Nandito Sorsery (20), Samuel Jacob Philipus (29) dan Hendra Souhuken (20). Mereka dijebloskan ke rutan, setelah diserahkan bersama barang buktinya atau tahap II oleh penyidik Polres Pulau Ambon dan Pp. Lease ke JPU Kejari Ambon, Asmin Hamja.

“Ketiga tersangka telah kita jebloskan ke Rutan setelah diserahkan oleh penyidik ke JPU,” ungkap Plh Kasi Pidum Kejari Ambon, Juneth Pattia­sina, kepada Siwalima, di Kantor Kejari Ambon.

Setelah dilakukan  tahap II kata Pattiasina, JPU akan se­gera menyiapkan rencana dak­waan agar berkas ketiga tersa­ngka segera dilimpah­kan ke PN Ambon untuk disi­dangkan.

“Rendak segera disusun dan tak lama lagi berkas para tersangka dilimpahkan ke PN Ambon,” ujar Pattiasina.

Ketiga tersangka sempat kabur. Mereka kemudian dici­duk oleh anggota Buser Pol­res Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease di dua tempat berbeda pada Rabu (14/2).  

Informasi yang diperoleh Siwalima dari kepolisian menye­butkan, Hendra Sou­huken ditangkap di Kabu­paten Seram Bagian Barat. Polisi terpaksa melumpuhkan Hendra dengan menembak kakinya karena berusaha kabur.

Setelah Hendra dilumpuh­kan, pelaku lainnya bernama Nandito Sorsery yang juga kabur ke SBB akhirnya me­nyerahkan diri. Sementara satu pelaku lainnya Samuel Jacob Philipus berhasil di­tangkap di Kabupaten Malu­ku Barat Daya.

Tiga Luka 

Bentrok antar warga di kawasan Batu Gantung, yang terjadi Minggu (11/2) sekitar pukul 10.00 WIT, menga­kibatkan tiga orang meng­alami luka-luka terkena bacok.

Mereka yang mengalami luka-luka yaitu,  Yowandri Halatu alias Yohan (35), warga Batu Gantung dalam. Ia me­ngalami luka bacok pada lengan tangan kanan dan tangan kiri.

Kemudian Yohanes Ero­pley (22), warga Gunung Nona me­ngalami luka bacok pada kepala sebelah kiri dan Leduard Onaola (28), warga Benteng RT 003/03 mengalami luka robek pada kepala bagian kiri. (S-27)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon