Kriminal ›› Disulut Cemburu, Pacar Dianiaya Pakai Solder Panas

Disulut Cemburu, Pacar Dianiaya Pakai Solder Panas


Ambon - Warga Kayu Tiga, Keca­matan Sirimau, Mardo Makatitta nekat menganiaya pacarnya memakai solder yang sudah dipanaskan. Ia tersulut cemburu ka­rena ketahuan pa­carnya mendua hati.

Aksi sadis Mardo itu dilakukan di rumah­nya di Kayu Ti­ga, Mi­nggu (16/4) malam sekitar pukul 22.00 WIT.

Kasubbag Humas Polres Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, Iptu N Anakotta kepada wartawan diruang kerjanya Rabu (19/4) menjelaskan, kejadian berawal ketika korban menemui teta­ngga Mardo untuk mence­ritakan perma­sa­lahan yang se­mentara ia hadapi. Kebe­tulan tetangga Mardo adalah teman korban.

Kedatangan korban ke rumah temannya itu, memicu kemarahan Mardo, karena se­belumnya ia sudah men­dengar informasi, kalau korban berselingkuh. Mardo meng­hampiri korban, dan langsung meng­ha­jarnya membabi buta. “Pada saat korban sementara bercerita dengan temannya itu pelaku yang marah de­ngan informasi tentang perselingku­han langsung datang ke korban, dan tanpa basa-basi langsung memukili kor­ban berulang-ulang pada bagian bibir, kepala, dan bagian dada yang mengakibatkan rasa sakit dan memar,” jelas Anakotta.

Tak puas menghajar korban de­ngan kepalan tangan, Mardo menarik paksa gadis 23 tahun itu ke rumahnya. Di dalam kamar, korban kembali dipukuli.

Mardo kemudian menahan korban agar tidak pulang, dan menginap di rumahnya. Keesokan harinya, Mardo menunjukkan moral bejatnya. Ia mengajak korban untuk berhubungan intim. “Korban dilarang oleh pelaku untuk pulang ke rumahnya sehingga korban akhirnya menginap di rumah pelaku yang keesokan harinya bukan meminta maaf atau menyelesaikan masalah justru korban diajak berhu­bungan badan,” ungkap Anakotta.

Benar-benar bejat. Usai melam­piaskan syahwatnya, Mardo kembali menganiaya korban. Kali ini lebih sadis. Ia menggunakan solder panas dan menyulut tubuh korban berulang kali. “Pelaku menanyai korban ten­tang apakah korban berselingkuh atau tidak, awalnya korban tidak mengaku karena takut, tetapi setelah terus didesak korban akhirnya me­ngaku, disitulah pelaku marah dan la­ngsung meluapkan emosinya de­ngan menempelkan solder panas ke tubuh korban dan dilakukan secara berulang-ulang,” tandas Anakotta.

Puas dengan aksinya, Mardo ke­mudian menyuruh korban untuk pulang dengan menggunakan ojek. Korban yang tak terima dengan perlakuan Mar­do, ia langsung mem­polisikan pa­carnya itu. Penyidik se­mentara meme­riksa korban dan saksi. Setelah itu, panggilan dilayangkan kepada Mardo. (S-45)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon