Pemerintahan ›› Disnakertrans Minta Bantuan Anggaran dari Pempus Lakukan Pematangan Lahan

Disnakertrans Minta Bantuan Anggaran dari Pempus


Ambon - Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Provinsi Maluku meminta, kepastian dan komitmen dari Pemerintah Pusat, untuk membantu Provinsi Maluku menyiapkan pematangan lahan bagi transmigrasi.

“Pematangan lahan membutuhkan anggaran cukup besar, dan sudah kita ajukan ke pusat. Kita berharap bisa terealisasi untuk lokasi transmigrasi di kabupaten Malteng,” Jelas Kepala Dinas Tenaga Kerja Malteng, Manaf Tuasikal kepada Siwalima di Kantor Gubernur Maluku, kemarin.

 “Ada dua lokasi yang sudah disetujui Pemerintah Pusat untuk lokasi pembangunan perumahan bagi para transmigrasi baik lokal maupun dari luar Maluku,” jelas Tuasikal.

Lokasi yang sudah ditetapkan yakn,i Desa Sepa, Kecamatan Amahai, Kabu­paten Malteng dimana sudah di petakan lahannya. “Lahan sudah ada sehingga kita meminta bantuan anggaran untuk pema­tangan lahan dan pembangunan peruma­han itu harus dari pusat,” terang Tuasikal.

Jumlah pengungsi yang akan datang jumlahnya 1000 KK yang membu­tuhkan lahan yang  cukup besar. Pemerintah daerah telah memberikan lahan dan tinggal kita manfaatkan saja, tandasnya.

Sebelumnya diberitakan memastikan 1000 KK transmigrasi akan masuk ke Maluku di tahun 2019.

Sejumlah lokasi sudah disiapkan untuk menampung ribuan transmigran tersebut, diantaranya dipetuanan Desa Sepa, Ke­ca­matan Amahai, Kabupaten Maluku Te­ngah. “Ada empat lokasi yang disetujui ke pemerintah pusat salah satunya adalah desa Sepa yang akan ditempati oleh 1000 KK transmigrasi. Transmigran yang datang ada yang dari luar Maluku dan bisa juga mereka yang tinggal di Maluku untuk bekerja dibidang pertanian dan perke­bunan,” katanya.

Program transmigrasi baru berjalan di tahun 2019, namun proses persiapannya sudah dilakukan mulai tahun ini.

Soal lahan untuk ditempati tidak ada lagi masalah. Karena sudah dilakukan pembebasan lahan. “Pemkab Malteng telah menandatangani SK pembebasan lahan di Desa Sepa untuk ditempati transmigran. Kita berharap kajian yang dilakukan pemeritah pusat selesai dan kita mulai persiapkan pembangunannya,” kata Tuasikal.

Tuasikal menambahkan, program trans­migrasi ini juga bisa diikuti oleh warga lokal. Namun khususnya mereka yang tinggal di pengungsian akibat terkena banjir dang longsor.  “Mereka-mereka ini bisa dimasukan dalam transmigrasi lokal dan kalau mau akan kita tempatkan di lokasi yang akan disiapkan itu,” ujarnya.(S-39)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon