Daerah ›› Dishub Maluku Usulkan Kapal Rakyat ke Pempus Permudah Akses Transportasi

Dishub Maluku Usulkan Kapal Rakyat ke Pempus


Ambon - Demi mempermudah akses pelayanan transportasi di seluruh desa di Maluku, terutama dalam meningkatkan akses pelayanan jalur perdagangan dari kota ke desa dan dari desa ke kota, maka Dinas Perhubungan Provinsi Maluku mengusulkan, kepada Pemerintah Pusat dalam hal ini Kementerian Perhubungan, agar kedepannya di Maluku ada kapal rakyat yang bisa melayani transportasi hingga ke pelosok-pelosok desa.

Hal ini disampaikan, Kepala Dinas Perhubungan Maluku, Benny Gaspersz kepada wartawan disela-sela kegiatan Forum SKPD dan Rapat Kerja Teknis Dinas Perhubungan Provinsi Maluku Tahun 2016, di Hotel Amaris, Selasa (9/2).

Ia memaklumi, kondisi Maluku yang terdiri dari 1300 pulau, jika tidak ditunjang dengan akses perhubungan yang baik, maka aktivitas pendidikan dan perdagangan yang sangat berpengaruh terhadap tingkat perekonomian akan sangat terhambat.

Oleh sebab itu, usulan akan kapal rakyat tersebut akan diusulkan dalam tahun ini dengan harapan, kapal rakyat ini dapat membantu masyarakat di Maluku dalam meningkatkan perekonomian.

Walaupun memang membutuhkan waktu, namun Gaspersz meyakni bahwa, secara bertahap seluruh desa yang ada di Maluku bisa merasakan pelayanan akses perhubungan dengan baik. “Kita harapkan secara bertahap, kita dapat membangun kapal kecil yang bisa masuk ke desa, sehingga kita harapkan kedepan, transportasi dari kota ke desa bisa lebih mudah,” tandasnya.

Menurutnya, pencanangan untuk kapal rakyat ini sudah dilakukan, akan tetapi harga kapal masih mahal, karena konstruksinya bukan dari viber.

Yang pastinya melalui kapal rakyat ini, Dinas Perhubungan akan mengupayakan agar, bisa menjawab semua aktivitas masyarakat di pedesaan, terutama bagi masyarakat yang ingin memperdagangkan hasil perkebunan dan pertanian mereka dari desa ke kota.

Sementara itu, Sekda Maluku, Hamin Bin Taher dalam sambutannya mengatakan, peranan transportasi dalam rangka memperlancar aktivitas dan mobilitas masyarakat sehari-hari sangat diperlukan.

Demikian pentingnya keberadaan transportasi, sehingga adanya hambatan sekecil apapun, akan meng­ganggu kelancaran mobilitas angkutan baik penumpang maupun barang, yang tentunya berdampak pada kelancaran sektor-sektor lainnya.

“Pada periode pembangunan tahun 2014-2019 ini, penyelesaian pembangunan sektor transportasi di Provinsi Maluku harus dimaksimal­kan, terutama untuk menyelesaikan Trans Maluku serta mendorong pembangunan Tol Laut Nasional yang menyinggahi beberapa wilayah di Provinsi Maluku,” kata Taher.

Untuk mencapai keenam target pembangunan Provinsi Maluku tersebut, peranan sektor transportasi atau perhubungan sangatlah besar. Oleh sebab itu, ia menitipkan beberapa program pembangunan perhubungan yang menjadi prioritas di Provinsi Maluku, khususnya kepada para pejabat dari Kementerian Perhubungan, agar bisa membantu mencapai target-target pembangunan di Maluku.

Pertama, Sub Sektor Perhubungan Darat, perlu perhatian khusus dari jajaran Kementerian Perhubungan terhadap penyelesaian pembangunan Trans-Maluku, yang masih membutuhkan beberapa dermaga penyeberangan serta kapal-kapal penyeberangan.

“Selain itu, kami juga membutuhkan dukungan transportasi darat untuk membuka wilayah-wilayah terisolir dengan bantuan bus perintis, angkutan pemadu moda dan angkutan massal atau Bus Rapid Transit (BRT), serta membuka stasiun-stasiun DAMRI Perintis di wilayah Maluku Tenggara dan Maluku Tenggara Barat,” jelasnya.

Kedua, terkait dengan percepatan pembangunan Sub Sektor Perhubungan Laut, telah ada penambahan jumlah armada kapal perintis dari 15 unit menjadi 18 unit.

Ketiga, sub sektor Perhubungan Udara, diperlukan pengembangan maupun pembangunan bandara-bandara baru untuk mendukung sektor pariwisata di Banda, dan juga mendukung sektor industri di Banda, Wahai, Tepa dan Lurang. Selain itu, diperlukan juga pengem­bangan maupun perpanja­ngan bandara yang saat ini runwaynya masih 900 meter, seperti bandara di Banda, Wahai, Amahai, Larat, Namrole dan Kisar. (S-43)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon