Pendidikan ›› Dindik Gelar Deklarasi UN Jujur Dari pesta Pendidikan

Dindik Gelar Deklarasi UN Jujur


Ambon - Menjelang pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tahun ajaran 2016/2017 maka, Dinas Pendidikan Kota Ambon menggelar deklarasi UN jujur serta Pesta Pendidikan. Kegiatan yang dipusatkan di Lapangan Merdeka Sabtu (18/3) tersebut dihadiri oleh para siswa SD-SMA/SMK.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Ambon, Benny Kainama Kepada wartawan usai deklarasi UN Jujur, menjelaskan, UN Jujur merupakan program nasional yang diteruskan hingga ke provinsi dan kabupaten/kota, dan ini merupakan langkah awal yang baik agar penyelenggara UN tahun ini bisa berlangsung dengan jujur.

“UN Jujur itu, pelaksanaan UN tidak boleh ada upaya-upaya ban­tuan, pelaksanaannya haruslah ju­jur, sehingga hasil yang didapat juga adalah murni kemampuan siswa, bu­kan karena ada bantuan,” jelasnya.

Sebelumnya Penjabat Walikota Ambon FJ Papilaya dalam sam­butannya yang dibacakan Kadis Pen­didikan Kota Ambon, Beny Kai­nama, menjelaskan, pesta pendidi­kan meru­pakan embrio untuk melahirkan karya seni terbaik para pelajar maupun komunitas serta masyarakat luas yang ingin berkembang.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi para pelajar, sebab serentak dilaksanakan pada sekolah yang dipilih secara acak. Dari situ akan terlihat pelajar yang memiliki kepe­kaan untuk berbicara serta menang­gapi persoalan yang ditampilkan. Siswa harus bisa berpikir mandiri, smart dan bijaksana,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan ini meru­pa­kan satu kegiatan positif yang perlu di­apresiasi, sebab festival ini bukan hanya sekedar kegiatan hura-hura semata. “Lebih dari itu, festival ini selain mem­berikan hiburan kepada kita yang hadir, juga sebagai wadah un­tuk tunjukkan bakat serta kreatifitas yang dimiliki oleh para siswa dan se­mua pemangku kepentingan yang pe­duli terhadap pendidikan,” tuturnya.

Untuk itu lewat kegiatan ini diha­rapkan dapat menjadi inspirasi bagi seluruh warga kota, serta untuk me­nunjukkan bahwa anak-anak Kota Am­bon adalah anak-anak yang per­ca­ya diri dan berani menampilkan talentanya di bidang pendidikan dan seni.

Sementara itu, Dewan Pembina Pusat Studi Pendidikan dan Kebi­jakan yang juga merupakan Inisiator Pesta Pendidikan, Najelaa Shihab mengatakan, Pesta pendidikan ini merupakan rangkaian dari festival publik jelang bulan pendidikan.

“Pesta pendidikan adalah murni inisiatif publik, pesta pendidikan adalah bukti nyata publik yang ber­daya untuk pendidikan. Pendidikan adalah urusan semua orang, bukan hanya guru dan murid,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu ia juga me­ngajak seluruh masyarakat Maluku khususnya di Kota Ambon untuk membangkitkan pendidikan secara rutin, setiap pekan dan bukan hanya disaat hari pendidikan saja.

“Semoga dari sini setelah pulang kita punya tekad baru, untuk pen­didikan dengan terus bergerak dan terus bermakna bagi pendidikan di Indonesia,” pintanya.

Untuk diketahui Pesta pendidikan tersebut dibuka oleh Asisten III Sekda Maluku Bidang Ekonomi dan Investasi Zulkifli Anwar. Pesta Pen­didikan ini didukung oleh 22 komu­nitas di Maluku dengan menampil­kan, pojok sains, pojok bahasa, po­jok buku, pojok sastra bahkan ada­pula menyusun puzzle yang memacu kreatifitas anak. (S-43)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon