Kriminal ›› Dicabuli Guru Agama, Siswa SD di SBT Meninggal

Dicabuli Guru Agama, Siswa SD di SBT Meninggal


Bula - Salah satu siswa Se­kolah Dasar di Kecamatan Seram Timur, Kabupaten SBT, meni­ng­gal dunia se­telah  dicabuli guru agama­nya.

Korban berinisial SRR meninggal dunia, Senin (30/10) seki­tar pukul 11.45 WIT se­telah dirawat selama lima hari di Puskesmas Geser. Korban itu dicabuli oleh guru agamanya sendiri dengan berinisial IK (53 tahun).

Tindakan pencabulan itu telah dilaporkan ke Mapolsek Geser, sejak Selasa (24/10) sekitar pukul 14.27 WIT oleh orang tua korban.

Korban selama ini tinggal bersama neneknya di Keca­ma­tan Seram Timur, semen­tara kedua orang tuanya me­netap di Bula.

Kapolres SBT, AKBP FX Endriadi kepada Siwalima melalui telepon selulernya, Senin (30/10) mengungkap­kan, sebagaimana pengakuan korban kepada kerabatnya, pelaku membawa korban ke salah satu rumah kosong lalu mencabulnya.

Kapolres juga tak merin­cikan penyebab meninggal­nya korban setelah lima hari menjalani perawatan di Pus­kesmas Geser.

Namun pasca meninggal­nya korban, kata Kapolres, keluarga korban sempat men­datangi Mapolsek Geser untuk meminta kejelasan status hukum pelaku.

“Tidak ada keributan, ke­luarga korban hanya datang ke Mapolsek Geser untuk menemui pelaku. Namun sudah diberi pemahaman oleh Kapolsek,” katanya.

Ia menambahkan, direnca­na­kan pelaku akan dibawa ke Mapolres SBT di Bula, Selasa (31/10) guna menjalani peme­riksaan intensif. Kasus yang menimpa siswa SD di Keca­matan Seram Timur menambah deretan kejahatan asusila ter­hadap anak yang ter­jadi di Pro­vinsi Maluku akhir-akhir ini. Ham­pir setiap pekan, selalu ada ke­jahatan asusila ter­hadap anak. Bahkan pelakunya meru­pakan orang yang tergo­long dekat dengan korban. (S-47)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon