Politik ›› Diantar Ribuan Pendukung, Vanath-Suruwaky Daftar di KPU SBT

Diantar Ribuan Pendukung, Vanath-Suruwaky Daftar di KPU SBT


Bula - Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Seram Bagian Timur (SBT) Abdullah dan Sitti U Suruwaky, Selasa (13/4) resmi mendaftar di Komisi Pemilihan Umum (KPU) SBT untuk mengikuti Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) periode 2010-2015.

Pasangan Vanath-Suruwaky diantar oleh ribuan pendukungnya yang terdiri dari "Vanatics Community", "Vanatics Sport", "Vanatics Mania" dan "Vanatics Relawan" serta pimpinan 29 partai politik (parpol) pendukung pasangan tersebut dengan melakukan arak-arakan dari Lapangan Pancasila menuju kantor KPU SBT.

Proses pendaftaran pasangan Vanath-Suruwaky yang saat ini masih menjabat Bupati dan Wakil Bupati SBT diterima oleh Ketua KPU SBT, Sidik Rumaloak dan seluruh anggotanya.

Ketua KPU SBT, Sidik Rumaloak saat menerima proses pendaftaran tersebut mengharapkan pimpinan parpol untuk mengeleminir masalah-masalah internal parpol khususunya menyangkut rekomendasi dukungan sehingga tidak mengganggu pentahapan selanjutnya.

"KPU memang tidak mencampuri urusan internal parpol sehingga kami mengharapkan masalah-masalah internal tersebut janganlah mengganggu kelancaran pentahapan pilkada ini," ungkapnya.

Rumaloak juga menegaskan, pasangan calkada yang berhak mengikuti Pilkada SBT adalah pasangan yang diusung oleh parpol atau gabungan parpol dengan akumulasi 15 persen kursi dari 25 kursi yang ada di DPRD Kabupaten SBT atau akumulasi 15 persen suara dari jumlah suara sah pada Pemilu 2009 lalu.

"Berdasarkan ketentuan tersebut maka pasangan calkada yang berhak mengikuti Pilkada SBT adalah pasangan yang diusung oleh parpol atau gabungan parpol yang memperoleh minimal empat kursi di DPRD Kabupaten SBT atau memperoleh suara 8.819 suara pada Pemilu 2009 lalu," jelasnya.

Dikatakan, setelah menerima pendaftaran pasangan calkada maka KPU SBT akan segera melakuakn verifikasi untuk mengecek kelengkapan persyaratan sebagaimana yang disyaratkan oleh ketentuan pelaksanaan pilkada. "KPU SBT juga telah memutuskan proses pemeriksaan kesehatan bagi pasangan calkada hanya dilakukan di RSUD Haulussy-Ambon," katanya.

Sementara itu, calon Bupati SBT periode 2010-2015, Abdullah Vanath kepada wartawan usai pendaftaran tersebut mengaku dirinya memperoleh rekomendasi dukungan dari pimpinan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dari 29 parpol. "Saat ini saya masih menunggu keputusan rekomendasi dari DPP PDIP. Jika PDIP memberikan dukungan rekomendasi kepada saya berarti jumlah parpol pendukung menjadi 30 partai," ungkapnya.

Vanath mengaku sebagian besar parpol memberikan dukungan karena berdasarkan hasil survey dari beberapa lembaga survey terpercaya di Indonesia ternyata pasangan Vanath-Suruwaky menempati urutan teratas dengan prosentasi dukungan yang sangat tinggi.

Sebelum melakukan pendaftaran, pasangan Vanath-Suruwaki terlebih dahulu melakukan deklarasi di Lapangan Pancasila, Kota Bula yang dihadiri ribuan pendukungnya.

Deklarasi tersebut ditandai dengan penandatangan dukungan oleh Ketua/Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) ke-29 parpol pendukung serta pelepasan sepasang burung merpati oleh Vanath-Suruwaky.

Vanath saat deklarasi tersebut menegaskan dirinya bersama Suruwaky siap bertarung dengan pasangan manapun. "Kita siap untuk bertanding dan siap untuk menjadi pemenang dalam Pilkada SBT," tandasnya.

Menurutnya, dalam proses Pilkada SBT, pasangan Vanath-Suruwaky tidak akan melakukan pecah belah manupun politik provokasi namun pasangan ini akan menjadi orang tua bagi seluruh masyarakat di bumi Ita Wotu Nusa.

"Kita tidak akan mengusung isu-isu sektoral sebab SBT hanya akan maju jika kita semua bersatu padu tanpa ada perbedaan latar belakang," ungkapnya.

Vanath juga mendesak KPU SBT untuk menggelar debat publik antar pasangan calkada SBT.

"Saat debat publik tersebut saya akan buktikan bahwa yang memiliki konsep pembangunan dan pengembangan SBT hanya saya. Yang memiliki konsep pemekaran SBT ini hanya saya.

Saya ini pejuang pemekaran SBT dan terbukti setelah terpilih bupati sejak tahun 2005 lalu ternyata saya berhasil melakukan perubahan, namun waktu lima tahun ini belum cukup sehingga minta waktu lagi untuk memimpin daerah ini mencapai kesejahteraan. Jadi tidak pilihan lain selain memberikan tambahan waktu bagi saya ," ungkapnya.

Sebagaimana diketahui, pasangan Vanath-Suruwaky didukung oleh Partai Hanura (tiga kursi/3.643 suara), Partai Demokrat (dua kursi/2.693 suara), Partai Golkar (dua kursi/5.163), Partai Karya Peduli Bangsa (dua kursi/1.880 suara), Partai Bintang Reformasi (dua kursi/2.664 suara), Partai Amanat Nasional (satu kursi/1.768 suara), Partai Indonesia Sejahtera (satu kursi/1.661 suara), Partai Indonesia Baru (satu kursi/1.287 suara), Partai Republikan (satu kursi/2.286 suara), Partai Pakar Pangan (satu kursi/1.626 suara), Partai Bulan Bintang (satu kursi/2.060 suara), Partai Kebangkitan Bangsa (satu kursi/2.046 suara).

Selain itu juga didukung parpol yang tidak memiliki kursi di DPRD Kabupaten SBT namun memiliki suara yang signifikan yaitu Partai Pengusaha dan Pekerja Indonesia, Partai Persatuan Rakyat Nasional, Partai Gerindra, Partai Barnas, PKPI, PPI, PNI Marhaenisme, PDP, PMB, PPDI, PDK, PNBKI, Partai Patriot, PKDI, PPD, PPNUI dan PSI. (S-12)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon