Kriminal ›› Cabuli Gadis 7 Tahun, Warga Rinjani Dipolisikan

Cabuli Gadis 7 Tahun, Warga Rinjani Dipolisikan


Ambon - Lawmbesi Temarwut, warga Kampung Rinjani, RT 006/RW 016, Keca­matan Sirimau, Kota Ambon dilaporkan ke Polres Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease lantaran men­cabuli gadis berusia tujuh tahun.

Tindak pidana penca­bulan itu dilakukan oleh Lawmbesi pada Selasa (31/10) sekitar pukul 00.00 WIT.

Kejadian itu berawal, ketika ibu dan ayah korban sedang duduk makan malam bersama dengan korban, namun korban yang tiba-tiba merasa sakit perut meminta pamit untuk keluar membuang hajat di sungai, yang berada tak jauh dari rumah mereka.

Setelah  korban keluar, ibu dan ayahnya masih menunggu korban di meja makan. Namun karena me­nunggu terlalu lama korban belum juga kembali, membuat keduanya cemas. Ayah dan ibu korban akhir­nya berhenti makan dan mencari korban di bantaran sungai.

Setelah melakukan pencarian dan memanggil-manggil nama korban, keduanya mendengar suara korban di salah satu rumah dekat talud. 

Keduanya mendekati dan melihat korban berdiri kebingungan. Korban kemudian dibawa pulang untuk melanjutkan makan bersama dengan ayah dan ibunya. 

Saat di rumah, orang tua korban kaget melihat darah mengalir dari selangkangan paha korban. Orang tua korban yang merasa penasaran lalu menyuruh korban membuka pakaian dan celananya.

Kedua orang tua korban bertam­bah kaget melihat alat vital sang buah hati mengalami perdarahan. Sang ibu kemudian membujuk korban dan menanyakan apa yang terjadi pada dirinya. Korban kemudian mence­ritakan perbuatan bejat Lawmbesi Temarwut sambil menangis.

Setelah mendengar cerita korban, kedua orangnya geram. Mereka kemudian mendatangi Polres Pulau Ambon Rabu (1/11) melaporkan perbuatan Lawmbesi.

Lawmbesi dijerat pasal 82 UU Nomor 35 tahun 2014 tentang Perlin­dungan Anak jo pasal 290 KUHPidana dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.  Lawmbesi sudah ditangkap di rumahnya, dan saat ini ditahan untuk menjalani proses hukum.

“Pelaku sudah ditahan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh Unit PPA,” kata Kanit PPA Satreskrim Polres Pulau Ambon, Bripka O Jambormias, kepada warta­wan, Kamis (2/11) kemarin. (S-27)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon