Politik ›› Bupati & Wakil Bupati SBB Ajukan Cuti Kampanye

Bupati & Wakil Bupati SBB Ajukan Cuti Kampanye


Piru - Memasuki tahapan kampanye Pemilu Legislatif 2014, sejumlah kepala daerah mengajukan cuti kampanye.  Tak terkecuali Bupati SBB Jacobus Puttileihalat dan Wakil Bupati M Husni.

Puttileihalat mengajukan cuti untuk berkampanye bagi Partai Demokrat karena posisinya sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Maluku, sementara M Husni akan berkampanye bagi Partai Golkar. Husni merupakan Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten SBB.

Keduanya telah mengajukan permohonan izin cuti ke Gubernur Maluku Said Assagaff, namun hingga kini suratnya izin belum ditandatangani karena gubernur masih berada di luar daerah.

“Mengacu pada Keputusan KPU Provinsi Maluku nomor 112/Kpts/KPU-028/III/2014 tanggal 3 Maret tahun 2014 tentang Tanggal dan Tem­pat Pelaksanaan Kampanye Anggota DPRD tahun 2014 dan Surat Kepu­tusan KPU SBB No 04/KEP/KPU-029-433645/III/2014 tanggal 6 Maret Tahun 2014 tentang Tanggal Dan Tempat Pelaksanaan Kampanye maka Bupati dan Wakil Bupati telah mengajukan surat permohonan cuti kampanye kepada Gubernur Maluku,” jelas Kepala Bagian Pemerintahan Setda SBB, JR Kapuate kepada Siwalima di ruang kerjanya, Kamis (20/3).

Menurutnya, surat permohonan izin cuti kampanye Bupati dan Wakil Bu­pati SBB bernomor 273/35  terta­nggal 10 Maret 2014 telah disampai­kan ke gubernur dan saat ini masih diproses di Biro Pemerintahan.

“Surat sudah disampaikan namun belum dikeluarkan karena gubernur ma­sih berada di luar daerah.  Meng­anti­sipasi keterlambatan dikeluar­kannya izin oleh gubernur, pihaknya juga telah menyampaikan surat pe­rihal telah diajukannya surat permo­honan izin cuti kampanye kepada pihak KPU, Bawaslu dan Panwaslu SBB,” ung­kapnya.

Dikatakan, sesuai ketentuan Bupati dan Wakil Bupati SBB hanya mengajukan cuti pada hari kampa­nye digelar khususnya pada hari kerja sesuai jadwal yang telah dite­tapkan KPU. Keduanya juga tidak bisa mengajukan cuti pada hari yang sama untuk berkampanye.

“Berdasarkan informasi dari Biro Pe­merintahan Provinsi Maluku, itu cuti tidak bisa diberikan selama satu bu­lan penuh. Cuti hanya diberikan saat dimana Bupati dan Wakil Bupati melaksanakan aktifitas kampanye. Mengingat sebagai pimpinan peme­rintahan Bupati dan Wakil Bupati tidak diharuskan meninggalkan daerahnya dalam waktu yang lama lama “ katanya.

Sementara itu, Ketua Panwaslu SBB, Abdul Rasyid Lisaholit menga­ku hingga kini pihaknya baru menerima salinan surat izin cuti kampanye Wagub Maluku Zeth Sahuburua dari Mendagri. Surat bernomor 273/1359/83 perihal Izin Cuti Melaksanakan Kampanye Pileg 2014 itu tertanggal 14 Maret 2014.

“Bupati dan Wakil Bupati SBB juga harus segera memasukan izin kampa­nye. Jika hal tersebut tidak dilakukan, maka pihaknya akan menindaklanjuti sebagai pelanggaran,” tandasnya.

Ia juga mengingatkan para pejabat yang menjadi pimpinan parpol untuk tidak menyalahgunakan kewena­ngan dan memakai fasilitas peme­rintah dalam kampanye. (S-38)   



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon