Politik ›› Bupati Buru Larang PNS Terlibat Politik Praktis

Bupati Buru Larang PNS Terlibat Politik Praktis


Namlea - Bupati Buru Ramly Umasugi melarang PNS di jajaran Pemkab Buru untuk terlibat langsung dalam kegiatan politik praktis di pilkada 2017 nanti.

Kepada wartawan di Namlea, Selasa (18/7),  Ramly mengatakan aroma Pilkada Buru periode 2017-2022 sudah diambang pintu, sehingga mengingatkan bawahan­nya agar tetap fokus menjalankan fungsi dan kinerja PNS. 

“Kepada seluruh PNS diingatkan agar tidak melenceng dari koridor masing-masing. Pesan seperti ini sudah berulang kali saya sampaikan di banyak kesempatan,” tandasnya.

Pernyataan tersebut juga pernah diungkapkan Ramly kepada seluruh PNS  saat sidak yang berlangsung beberapa hari lalu. Ramly dalam kesempatan itu menegaskan, agar PNS  harus bisa menjadi corong daerah dan menjadi pengayom masyarakat Kabupaten Buru.

Ia juga meminta agar PNS melayani masyarakat harus sebaik mungkin dan jangan terpengaruh dengan momentum politik yang sebentar lagi akan mewarnai Kabupaten Buru.

Amanat atau himbauan Bupati itu juga diteruskan oleh Kepala BKD Kabupaten Buru, Efendi Rada dalam sidak di beberapa SKPD.

Rada yang didampingi Kadis Nakertrans Ridwan Tukuboya, Kepala Satpol PP Basir Toisuta, Kadis Pertanian Imran Makatita dan Kepala Kesbangpol  Zubir Surniah itu menindaklanjuti apa yang sudah disampaikan oleh Bupati yakni melarang dengan sangat PNS terlibat dalam politik praktis.

“PNS tetap bekerja sebagai PNS dimana berfungsi untuk melayani masyarakat dan memberikan pelayanan yang baik ke masyarakat,” tandasnya. (S-31)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon