Kriminal ›› Bunuh Pasutri, Warga Kei Tewas Diamuk Massa

Bunuh Pasutri, Warga Kei Tewas Diamuk Massa


Langgur - Nasib malang menimpa pasangan suami istri (pa­sutri) berinisial  TO dan SL asal Desa Debut Keca­ma­tan Kei Kecil, Kabupaten Malra. Pasutri ini di­temukan  tewas dengan kondisi me­nggenaskan dengan luka bacok pada bagian leher di kebun.

Sadisnya, usai membunuh pa­sutri, pelaku yang diketahui berini­sial NE juga warga Desa Debut Kecamatan Kei Kecil itu harus mem­bayar perbuatanya setelah diamuk massa hingga tewas. Informasi yang dihimpun di Polres Malra menye­butkan, tindak pidana pembunuhan menggunakan senjata tajam tersebut terjadi di jalan poros Debut Kecamatan Kei Kecil Kabu­paten Malra pada Selasa (29/5) sekitar pukul 09.50 WIT.

Berdasarkan keterangan saksi Yopi Letsoin (32) warga Desa Debut, kejadian bermula ketika kedua korban usai dari kebun dan hendak pulang. Ketika menuju sepeda motor, korban TO tiba-tiba dipukul dari arah belakang oleh NE alias Bari.

Tak puas dengan hanya memukul, pelaku kemudian mengambil sebilah parang dan langsung membacok TO pada bagian leher hingga tewas, ter­sungkur. Melihat suaminya tersu­ng­kur, SL istri TO mencoba melerai, namun nasib berkata lain, pelaku yang sudah dirasuki setan, dengan sadis me­ngarahkan parang yang dipakai untuk membacok TO kearah SL. SL roboh lantaran bagian lehernya nyaris putus terkena sabetan parang pelaku. SL tewas seketika bersama suaminya di TKP.

Usai menghabisi nyawa pasangan tersebut, pelaku kemudian mema­lang jalan dan menodong pe­ngen­dara sepeda motor yang melintas atas nama Abidin Letsoin (30). Se­lanjutnya pelaku mengambil sepeda motor milik Abidin dan mencoba melarikan diri ke arah Desa Dian Pulau.

Sementara itu menurut saksi Abidin Letsoin (30) yang adalah korban penodongan, setelah melarikan ken­daraannya, pelaku terjatuh dari sepeda motor di ujung jembatan antara Desa Dian Pulau dan Desa Tetoat.

Usai terjatuh, pelaku kemudian mencoba menyelamatkan diri setelah dikejar oleh Abidin.

Pelaku NE me­lompat kedalam laut dan berenang ke­arah Desa Dian Pu­lau. Berselang bebe­rapa saat setelah pelaku berenang, muncul sebuah long boat berwarna biru yang mengangkut kurang lebih 20 orang menuju kearah pelaku.

Mereka kemudian meng­hakimi pelaku di laut hingga tewas.

Usai kejadian anggota polisi tiba di kedua TKP dan mengevakuasi je­nasah pasangan suami istri dan pelaku NE ke RSUD Langgur.

Hingga kini  polisi masih mela­kukan pengembangan terhadap ka­sus ini. Sedangkan motif dibalik pem­bunuhan sadis itu belum dike­tahui secara pasti. Hal itu menyu­litkan polisi lantaran pelaku juga ikut tewas diamuk massa. (S-45)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon