Daerah ›› BMKG: Cuaca Ekstrim Akibat Fenomena MJO

BMKG: Cuaca Ekstrim Akibat Fenomena MJO


Ambon - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofi­sika (BMKG) mengklaim, cuaca ekstrim yang melanda Provinsi Malu­ku seperti terjadinya hu­jan sedang hingga lebat disertai angin kencang akibat fenomena Madden Julian Oscilation (MJO).

Kepala Bidang Obser­vasi dan Informasi BM­KG Stasiun Geofisika Ambon Ashar menjelas­kan, MJO tumbuh dan berkembang di Samudera Hindia sejak beberapa hari lalu memberikan dampak berupa terjadi­nya peningkatan curah hujan.  MJO sendiri meru­pakan elemen variabilitas intramusiman terbesar pada kondisi atmosfer tropis.

“Beberapa waktu lalu sempat terjadi di wilayah Indonesia bagian Barat. Saat ini, MJO diperkirakan mulai bergerak merambat ke wilayah Indonesia Timur, salah satunya Maluku,” jelas Ashar.

Fenomena MJO untuk Indonesia Timur akan berlangsung mulai dari 8-14 Maret, yang mana diperkirakan terjadi potensi hujan lebat yang disertai angin kencang. Selain itu, diperkirakan terjadinya potensi gelombang tinggi 2,5 meter hingga 4,0 meter yang berpeluang terjadi di laut Banda, perairan Barat Kepulauan Kei, dan perairan Utara Kepulauan Tanimbar.

“Kami menghimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi bencana akibat dari curah hujan tinggi berupa banjir, tanah longsor, angin kencang, pohon tumbang, petir dan jalan licin,”imbuhnya.

Ketika ditanya terkait surat edaran atau himbauan, Ashar mengatakan pihaknya sudah menghimbau waspada kepada instansi terkait yakni BPBD, KSOP, ASDP, Pelni dan Dinas Perhubungan.

“Karena ini menyangkut keselamatan, kami sudah sampaikan ke mereka untuk memberikan pemberitahuan ini kepada masyarakar maupun nahkoda kapal untuk tetap waspada atau berhati-hati khusus dunia pelayaran,” pungkas Ashar.

(S-40)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon