Daerah ›› BKPP Gelar Sosialisasi & Pelatihan Papeda Instan Fokus Kembangkan Citra Pangan Lokal

BKPP Gelar Sosialisasi & Pelatihan Papeda Instan


Masohi - Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan (BKPP) Kabupaten Malteng, Kamis (19/11) menggelar,  sosialisasi dan promosi pangan lokal yang dikemas dalam kegiatan pelatihan dan demonstrasi papeda Instan.

Kegiatan ini sebagai bentuk komitmen BKPP untuk mengelola dan mempromosikan pangan lokal ke khalayak luas di Maluku maupun di luar Maluku.

Kegiatan ini disasarkan pada para kelompok tani, Dharma Wanita BKPP, serta  para penyuluh Pertanian se-Kecamatan Kota Masohi  dengan menghadirkan pemateri dari Universitas Pattimura Ambon.

Sosialisasi dan promosi pangan lokal sagu/papeda dititik beratkan pada proses pemberdayaan masyarakat untuk peningkatan pengetahuan tentang, pengembangan dan pelestarian serta pengolahan pangan lokal,  sekaligus memotivasi masyarakat agar mampu memberdayakan potensi pangan yang ada untuk kebutuhan konsumsi  tetap. Dan disisi lain dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman, pengetahuan dan ketrampilan pemanfaatan pangan sagu/papeda), membangun budaya keluarga untuk mengkonsumsi aneka menu sagu/papeda, mendorong dan meningkatkan kreativitas masyarakat untuk selalu mengkonsumsi sagu/papeda,” jelas Ketua panitia kegiatan, Abdul Basir Sameth saat menyampaikan laporan panitia

Ia juga berharap, citra sagu/papeda sebagai pangan andalan orang Maluku dapat digemari masyarakat.

Sementara itu, Kepala Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan (BKPP)  Rony Hetharia dalam sambutannya menjelaskan, kegiatan ini sangat penting. Selain konsep pengembangan konsumsi pangan lokal sejalan dengan semangat Pemerintah

Pusat untuk mengontrol  stok beras  nasional  yang kian terbatas, disisi lain, pemahaman dan pengetahuan tentang pengolahan sagu penting dalam upaya mendorong peningkatan perekonomian bangsa.

Hetaria mengungkapkan, kegiatan sosialisi dan promosi pangan lokal sagu, tidak sampai disitu saja,  BKPP juga mengagendakan kegiatan promosi dalam bentuk aksi melalui sejumlah kegiatan lain. 

“Kedepan, akan dilaksanakan kegiatan lomba masak pangan lokal.  semua ini bertujuan agar mengubah perilaku konsumsi pangan masyarakat dari beras ke pangan lokal, dalam hal ini segala jenis olahan sagu maupun pangan lokal lainnya,” jelasnya.

Sementara itu,  narasumber dari UNPATTI, Wardis Girsang dalam materinya menyebut, tanaman sagu merupakan anugerah bagi masyarakat Maluku,  dimana semua bagian tanaman dapat dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat.  Positifnya lagi, tanaman sagu tidak ditanam lagi, melainkan tumbuh sendiri meskipun sudah ditebang. (S-36)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon