Olahraga ›› Besok, Pelauw Putra Siap Jamu Persipura

Besok, Pelauw Putra Siap Jamu Persipura


Ambon - Tuan rumah PS Pelauw Putra Selasa (18/12) besok, siap menjamu Persipura Jaya­pura dalam pertandingan Liga Indonesia Zona 8 yang akan berlangsung di Stadiun Mandala Remaja Karang Panjang Ambon.

Dirk Soplanit yang saat ini menjadi anggota Komite Ek­sekutif PSSI pusat mengaku bangga klub sepak bola dari Maluku mampu lolos ke 64 besar memperebutkan piala Indonesia itu.

Namun demikian, Soplanit berharap anak asuh Rahman Latuconsina ini  mampu tampil terbaik. “Memang piala Indonesia mempertandingkan seluruh tingkatan kasta sepak bola di Indonesia yang terdiri dari klub Liga 1, Liga 2 dan Liga 3. Semuanya bertanding untuk piala Indonesia. Pelauw putra adalah klub liga 3 yang kebetulan lolos 64 besar. Ya, konsekuensinya mereka akan bertemu nanti dengan klub liga 1 dan liga 2. Untuk wilayah Indonesia Timur ini setelah mengalahkan PS Kainama, Pelauw Putra kemudian berhadapan dengan Persipura Jayapura yang adalah klub Liga 1, saya berharap Pelauw Putra tampil terbaik,” kata Soplanit.

Menurutnya, Persipura mempu­nyai nama besar, pernah juara Liga Indonesia, tapi itu bukan berarti kalah sebelum bertanding. Pelauw Putra kata Soplanit mesti bermain all out.

“Sudah menjadi kenyataan sepakbola itu segala kemungki­nan bisa saja terjadi karena itu sering orang bilang bola itu bundar, apalagi main di kandang sendiri. Jadi tentunya teman-teman PS Pelauw Putra harus siap ber­tanding saja, tidak boleh takut dengan nama besar Persipura,” tandas Soplanit.

Ditambahkan, meski Persipura pengalaman bertanding lebih baik, punya pelatih hebat dan pemain-pemain yang dianggap sudah punya kelas jauh dari PS Pelauw Putra, tetapi klub asuhan Rahman Latuconsina itu diusulkan jangan gentar, harus siap bertanding dan siapkan pola permainan yang baik.

Soplanit berharap dukungan penonton di kandang sendiri terhadap PS Pelauw Putra mampu memberikan spirit, karena dalam sepakbola, terkadang non tekhnis mampu mengalahkan hal-hal yang bersifat tekhnis.

“Semoga tidak kalah sampai fatal, kalaupun drow juga bagus, kalau kita memprediksi kemena­ngan itu pesimis lah, nah tapi main saja, kita harapkan berikan kemampuan terbaik,” pungkas Soplanit.

Pemda Harus Dukung

Masih soal sepabola, Soplanit meminta adanya dukungan pemerintah daerah terhadap dunia olahraga di Maluku. Tampilnya PS Pelauw Putra dalam kompetisi liga Indonesia harus menjadi motivasi Pemda Maluku peduli terhadap cabang olahraga berprestasi.

“Saya pernah himbau waktu menjadi Ketua PSSI di Maluku atau mejadi pengurus KONI, yang harus diperhatikan itu lapangan. Lapa­ngan kita di Mandala Karpan itu rumputnya sudah tidak layak. Mudah-mudahan atas pemaha­man dari klub-klub yang datang mereka rela bermain. Sebab kalau Persipura yang ditakutkan apabila mereka melihat kondisi lapangan mereka tidak mau bertanding, tapi kita harapkan tidak sampai demikian, karena sebelumnya panitia sudah melihat kondisi lapangan. Kalau kondisi tidak fatal amat maka tidak jadi masalah, namun pertandingan murni di liga 1 , maka otomatis tim liga 1 tidak akan main. Makanya itu yang harus menjadi tugas pemerintah. Dari dulu kita sudah himbau agar rumput lapangan bisa dibenahi, tidak pernah tindaklanjuti. Bagai­­-mana mau buat pertandingan mengudang tim luar, tetapi kondisi lapangan tidak memadai. Jadi pemda juga harus melihat hal ini,” usul Soplanit.

Sebelumnya, Ketua PSSI Ma­-luku Sofyan Lestaluhu memas­tikan, pihaknya siap memfasi­litasi pertandingan Liga Indonesia Zona 8 antara PS Pelauw Putra dan Persipura Jayapura, di Stadiun Mandala Karang Panjang Ambon, Selasa (18/12).

Untuk persiapan menjelang pertandingan tersebut, PSSI telah melakukannya secara maksimal, dan sudah disampaikan kepada PSSI Pusat. “Jadi PSSI sebagai panitia sudah lakukan langkah-langkah, artinya komunikasi sudah kami lakukan baik dengan Persipura maupun PS Pelauw Putra. Kita juga sudah siapkan perangkat pertandingannya, jadi kita sudah siap,” jelas Lestaluhu

Ia berharap, dalam pertandingan nanti PS Pelauw Putra dapat keluar sebagai pemenang, sehingga kembali bisa mewakili Maluku tembus 32 besar.

Sementara itu, pengurus PS Pelauw Putra Rahman Latuconsina mengatakan,, satu-satunya tim asal Maluku yang akan berlaga di Liga Indonesia tahun ini hanyalah PS Pelauw Putra, namun sangat disayangkan baik Pemprov Maluku maupun Pemkab Malteng kurang memperhatikannya.

“Kita harus akui bahwa perkembangan sepakbola di Maluku akhir-akhir ini menunjukan peningkatan. Ini juga ditandai dengan munculnya talenta muda berbakat  yang berkecimpung di Liga Nasional, salah satunya yang ditujukan oleh PS Pelauw Putra, namun sayang perhatian pemerintah minim,” tandas Latuconsina

Ia berharap, munculnya tim sepakbola asal Maluku di ajang kompetisi nasional, ini menjadi pintu bagi pemerintah untuk memajukan sepakbola Maluku, karena diketahui bahwa talenta muda sepakbola Maluku cukup menjajikan, hal ini dibuktikan dengan berbagai prestasi yang diraih anak Maluku dalam kompetisi nasional. (S-32)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon