Hukum ›› Berkas Pembunuh Warga Hualoy Tertahan di Polisi

Berkas Pembunuh Warga Hualoy Tertahan di Polisi


Ambon - Berkas Zulkarnain Patty alias Kurnain, tersangka penganiayaan hingga menewaskan Syamsul Lussy,  warga Hulaoy, Kecamatan Amalatu, Kabupaten Seram Bagian Barat masih tertahan di polisi.

Banyak petunjuk yang diberi­kan jaksa untuk  dilengkapi oleh penyidik Satreskrim Polres Seram Bagian Barat (SBB).

“Ada P19 sementara lagi dileng­kapi penyidik, dan belum kem­bali. Petunjuknya ada bebe­rapa item,  kalo dirinci banyak. Dian­taranya tambahan saksi,” jelas Kasi Pidum Kejari SBB, Sigit saat dikon­firmasi Siwalima,  di Ambon, Selasa (11/6).

Berkas tersangka Kurnain dikem­balikan 25 Mei lalu.

Sigit berharap, semua petunjuk jaksa bisa dipenuhi dan berkas dikembalikan lagi untuk diteliti.

Saat ditanya soal petunjuk untuk penambahan tersangka lain, Sigit enggan berkomentar, dengan alasan sudah masuk materi kasus.

Sementara Kasat Reskrim Polres SBB, AKP Mido Manik yang dikon­firmasi, mengaku dirinya masih baru sehingga belum mengetahui semua kasus yang ditangani. “Sebentar nan­ti saya ngecek, karena saya belum serah terima jabatan di SBB,” ujarnya.

Tewas

Seperti diberitakan, Syamsul Lussy dianiaya hingga tewas pada Sabtu (4/5) sore. Korban diparangi secara sadis oleh sekelompok warga Latu di depan istri dan anaknya.

Buntut pembunuhan terhadap Syamsul Lussy, warga melakukan blokade jalan sejak Minggu (5/5) pagi.

Akibat penutupan jalan tersebut, akses jalan lintas seram lumpuh total. Arus lalu lintas kendaraan dari arah Bula, Kabupaten SBT, Kabu­paten Maluku Tengah dari dan ke dermaga Feri Waipirit-Hunimua, Pulau Ambon, terhenti.

Setelah melalui proses negosiasi yang panjang, warga Hualoy, membuka blokade jalan, pada Jumat (10/5) malam sekitar pukul 20.00 WIT.

Warga Desa Latu dan Hualoy, sebelumnya terlibat bentrok pada Rabu, 20 Februari 2019 lalu. Bentrok yang terjadi sekitar pukul 09.00 WIT itu, mengakibatkan 4 gedung se­kolah dibakar, 1 orang tewas dan tiga orang mengalami luka-luka. 

Minta Serahkan Diri

Polisi meminta empat pelaku penganiayaan hingga menewaskan Syamsul Lussy  menyerahkan diri.

Keempat pelaku tersebut yaitu Usman Silehu, Sayuti Patty, Zulham Wakanno dan Kamil Tupamahu masih dikejar. Mereka adalah warga Latu, Kecamatan Amalatu.

“Kita minta agar para pelaku lainnya agar segera menyerahkan diri. Ada beberapa nama yang sudah dikantongi itu dan masih dicari. Untuk itu kami minta agar dapat menyerahkan diri,” tandas Kabid Humas Polda Maluku, Kombes M Roem Ohoirat kepada Siwalima, di Kantor Ditreskrimsus Polda Maluku, Jumat (17/5).

Ohoirat memastikan polisi akan bertindak tegas, jika keempat pelaku tidak menyerahkan diri.

“Kami minta mereka kooperatif, namun jika tidak maka polisi tetap akan mengambil tindakan tegas,” ujarnya. (S-27)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon