Hukum ›› Berkas Pelaku Pembunuhan Warga Laha Tahap I

Berkas Pelaku Pembunuhan Warga Laha Tahap I


Ambon - Berkas GH, tersangka pembunuhan Sahril Laturua, warga Desa Laha, Kecamatan Teluk Ambon, kini telah diserahkan kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Ambon untuk diteliti.

Penyerahan berkas atau tahap I oleh penyidik Reskrim Polres Ambon ke JPU ini setelah selesai proses pemeriksaan saksi-saksi maupun tersangka. “Untuk GH sudah kita serahkan tahap I untuk diteliti oleh jaksa,” jelas Kaur Bin Ops Reskrim Polres   Polres Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, Aiptu Isak Salamor kepada wartawan di Polres Ambon, Kamis (30/7).

Menurut Salamor, penyidik akan menunggu jika berkas masih belum lengkap, maka akan dikembalikan dengan petunjuk P-19 dan akan dilengkapi oleh penyidik. “Sudah tahap I, kita menunggu kalau ada petunjuk karena jaksa merasa belum lengkap maka segera kita lengkapi untuk kembalikan lagi ke jaksa. Sementara ini belum ada karena baru saja kita tahap I kemarin (Rabu-red),” jelas Salamor.

Untuk diketahui, bentrok antar warga Desa Tawiri dan Desa Laha, Kecamatan Teluk Ambon, kembali terjadi Rabu (15/7) dinihari. Akibatnya, satu warga Desa Laha, Sahril Laturua (24) tewas. Polisi pun sudah menahan satu pelaku.

“Pelaku pembacokan akhirnya dibekuk polisi pada pukul 06:00 WIT di Wayame. Pelaku yang dibekuk berinisial GH (28),” jelas Kapolres Ambon AKBP Komarus Zaman kepada wartawan di Makodim 1504, Rabu (15/7). Turut hadir juga Walikota Ambon Richard Louhenapessy dan Dandim 1504/Ambon Letkol Inf Indarmawan 

Pelaku, menurut Kapolres sudah menjalani pemeriksaan dan langsung ditahan serta dijerat dengan pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana.

“Selain pelaku, penyidik juga sudah memeriksa sejumlah saksi terkait dengan insiden ini,” ungkapnya.

Walau demikian, informasi yang diperoleh Siwalima tadi malam menyebutkan setelah diperiksa ternyata yang terbukti melakukan pembacokan hanyalah pelaku yang berinsial GH dan langsung ditahan. Sementara BL  yang sempat diciduk juga tidak dijadikan tersangka karena ternyata memukul rekannya sendiri guna meninggalkan lokasi kejadian.

Kapolres menjelaskan, kejadian yang terjadi di perbatasan antara Desa Tawiri dan Laha  tersebut merupakan kriminal murni.

“Kejadian itu berawal salah satu warga Laha Ahmad Tabrani sementara membeli pulsa. Tiba-tiba pelaku muncul dari belakang pagar dan membacok korban yang saat itu berada di TKP. Korban kemudian dibawa ke rumah sakit namun nyawanya tidak tertolong,” jelas Kasubag Humas Polres Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, Iptu Meity Jacobus kepada wartawan Kamis (16/7).

Menurutnya, aparat keamanan sudah bertemu dengan warga dan telah sepakat kejadian itu murni kriminal. “Kita juga sudah lakukan pertemuan dengan masyarakat ke dua desa. Mereka sepakat kasus ini murni kriminal, bukan bentrokan antar kelompok,” ungkapnya. (S-27)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon