Hukum ›› Berkas Kasus Dua Bandar Ganja tak Jelas di Meja Jaksa

Berkas Kasus Dua Bandar Ganja tak Jelas di Meja Jaksa


Ambon - Kendati sudah lebih dari sebulan pasca pelimpahan berkas dua bandar narkoba yang ditangkap beberapa waktu lalu, namun sampai saat ini jaksa belum juga memberikan sinyal atau petunjuk terkait dengan status berkas dua bandar ganja, yakni VP dan MMK yang kini tak jelas di meja jaksa.

“Setelah kami melakukan pelim­pahan ke kejaksaan beberapa waktu lalu, sekarang kita tinggal menung­gu petunjuk jaksa,” kata Direktur Reserse dan Narkoba (Dirres­nar­koba) Polda Maluku, Kombes Pol Eko Widodo kepada Siwalima mela­lui telepon selulernya, Selasa (10/4).

Menurut Widodo, nantinya sete­lah ada petunjuk dari pihak jaksa, maka Ditresnarkoba Polda Maluku akan menempuh langkah selanjut­nya. “Ya, langkah selanjutnya ter­gantung dari petunjuk jaksa. Sebab, kalau sudah lengkap, berarti tinggal persiapan untuk pelimpahan tahap dua. Tapi kalau dikembalikan karena belum lengkap maka akan segera kami lengkapi,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, berkas perkara kasus dua bandar narkoba yang ditangkap beberapa waktu lalu di Kota Ambon dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU), Rabu (29/2).

Dalam memproses kasus ini ung­kap Widodo, Senin (27/2), Ditres­narkoba Polda Maluku tidak terlalu membutuhkan waktu yang lama, sehingga ketika seluruh berkasnya sudah lengkap, maka pihaknya sudah harus melimpahkannya ke pihak kejaksaan.

“Kita tidak menahan berkas ini sampai waktu penahanan lanjut, tetapi kalau sudah selesai langsung diserahkan ke JPU,” jelasnya.

Menurutnya, pasca tertangkap­nya kedua bandar ganja tersebut, hingga kini pihaknya masih terus melakukan pengembangan, sebab diduga kuat ada banyak calon ter­sangka narkoba yang masih berke­liaran dan melakukan aksinya. “Ma­sih kita kembangkan, tetapi belum bisa saya sampaikan,” tukasnya.

Untuk diketahui, anggota Direk­torat Reserse dan Narkoba (Ditres­narkoba) Polda Maluku, Selasa (21/2), berhasil menangkap dua orang bandar narkoba jenis ganja pada dua lokasi yang berbeda di Kota Ambon.

Penangkapan terhadap dua orang bandar narkoba itu terjadi di tempat berbeda, yakni di Pelabuhan Hur­nala, Desa Tulehu, Kecamatan Sala­hutu, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) pada Selasa (21/2), sekitar pukul 16.00 WIT dan selang waktu 30 menit satu orang lagi berhasil ditangkap di Kota Masohi Kabu­paten Malteng.

“Seseorang yang berhasil kami tangkap itu berinisial VP (26). Saat ditangkap kami berhasil menyita barang bukti sebanyak 50 paket ganja siap edar. Rencananya pulu­han paket ganja itu akan diedarkan di Kota Ambon,” jelas Widodo.

Menurutnya, berdasarkan infor­masi kepolisian, VP merupakan kurir ganja di Ambon, karena masih ba­nyak calon target di bawahnya. Pulu­han paket ganja ini diduga dida­tangkan dari Masohi, dan yang bersangkutan ini merupakan kurir di Kota Ambon,” tuturnya.

Lebih lanjut Widodo menjelaskan, pasca penangkapan terhadap VP, pihaknya langsung melakukan peng­embangan dan selang 30 menit kemu­dian bandar ganja di Kota Masohi juga berhasil ditangkap. “Selang 30 menit kemudian kita berhasil menangkap seorang bandar di Masohi dengan inisial MMK alias Bosi yang meru­pakan supervisor rokok Gudang Garam di Masohi,” katanya. (S-35)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon