Politik ›› Bawaslu Maluku akan Gelar Pelatihan Aplikasi Gowaslu

Bawaslu Maluku akan Gelar Pelatihan Aplikasi Gowaslu


Ambon - Pasca diluncurkan Bawaslu RI Minggu (14/8) lalu, Bawaslu Maluku masih akan melakukan pelatihan kepada stafnya mengenai penggunaan aplikasi berbasis andorid Gowaslu.

Komisioner Bawaslu Maluku, Abdullah Ely kepada Siwalima melalui telepon selulernya kemarin mengatakan meskipun aplikasi ini telah diluncurkan secara nasional, Bawaslu Maluku masih akan menggelar pelatihan kepada jajaran internal Bawaslu.

“Pelatihan harus dilakukan agar  seluruh jajaran mendapatkan pemahaman menyeluruh soal penggunaan aplikasi Gowaslu. Misalnya jajaran pengawasan dibekali pengetahuan bagaimana cara merespon laporan dari masyarakat,” katanya

Selain pelatihan di jajaran Bawaslu Maluku, pelatihan serupa juga juga akan digelar kepada Panwaslu di lima kabupaten dan kota yang akan melaksanakan pilkada di tahun 2017 mendatang.

“Dengan aplikasi ini, kami mengharapkan agar seluruh proses pengawasan dapat lebih terbantu dimana pelapor turut melaksanaan pengawasan partisipatif dengan menyertakan bukti berupa rekaman suara atau video bila ada dugaan pelanggaran pemilu,” kata Ely.

Dijelaskan, memang aplikasi ini telah bisa diunduh di playstore oleh semua orang namun belum bisa mengakomodir laporan di semua daerah karena hanya baru diuji coba di Bawaslu DKI Jakarta dan Jogjakarta.

“Uji coba ini agar dapat diketahui apa yang menjadi keunggulan dan kelemahan dari aplikasi ini agar dapat diperbaiki sebelum akhirnya diterapkan juga didaerah lain,” jelasnya.

Menurutnya tujuan peluncuran aplikasi agar seluruh proses pengawasan dapat lebih terbantu dimana pelapor turut melaksanaan pengawasan partisipatif dengan menyertakan bukti berupa rekaman suara atau video bila ada dugaan pelanggaran pemilu baik yang peserta pemilu maupun penyelenggara pemilu.

Sebagaimana diketahui, Bawaslu RI resmi meluncurkan sistem aplikasi Gowaslu, Minggu (14/8). Peluncuran itu menjadi salah satu rangkaian acara Sosialiasi Akbar Pengawasan Pemilu Partisipatif yang diselenggarakan di kawasan Car Free Day (CFD) di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat.

Saat acara tersebut berlangsung, Ketua Bawaslu Muhammad mengatakan bahwa tujuan dicetuskannya aplikasi berbasis Android ini adalah untuk mendorong peran aktif masyarakat dalam pengawasan pemilihan kepala daerah dan pemilihan umum ke depan.

Melalui aplikasi ini, kata dia, masyarakat di seluruh Indonesia bisa langsung melaporkan ke Bawaslu pusat jika melihat adanya indikasi pelanggaran yang dilakukan selama pesta demokrasi diselenggarakan.

“Aplikasi ini kami ingin menggunakan aplikasi yang sifatnya responsif, jadi setiap Bawaslu daerah cepat mengirimkan melaporkan hasil pengawasannya serta aduan masyarakat ke Bawaslu pusat,” tutur Muhammad.

Menurutnya, berkat aplikasi ini juga petugas Bawaslu bisa lebih sigap dan segera menindaklanjuti setiap laporan yang masuk.

“Selama ini ada yang bilang bagaimana laporan saya bisa cepat, Bawaslu ini buat aplikasi supaya masyarakat bisa cepat laporkan dan kami cepat lakukan penindakannya,” pungkasnya (S-42)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon