Hukum ›› Banding Dua Terdakwa Korupsi Studi Bandara Arara Gagal

Banding Dua Terdakwa Korupsi Studi Bandara Arara Gagal


Ambon - Pengadilan Tinggi Ambon me­nguatkan putusan Pengadilan Tipikor Ambon atas dua terdakwa kasus korupsi proyek studi pembangunan Bandara Ara­ra tahun 2015, Widodo Budi Santo alias Santo dan Endang Saptawaty.

Santo adalah kontraktor proyek studi Bandara Arara. Direktur PT Seal Indonesia ini, dihukum tiga tahun pen­jara, dan membayar denda Rp 50 juta subsider satu bulan kurungan, serta membayar uang pengganti Rp 448.994. 800, subsider 5 bulan ku­rungan.

Sementara Endang Sapta­waty selaku pembuat laporan studi divonis dua tahun penjara dan membayar denda Rp 50 juta subsider satu bulan kurungan.

Vonis Pengadilan Tinggi Ambon sama dengan vonis yang dijatuhkan Pengadilan Tipikor Ambon bagi kedua terdakwa, dalam sidang, Senin (4/9) 2017 lalu. Alhasil, upaya keduanya untuk bebas di tingkat banding gagal. 

“Kita sudah menerima pu­tusan PT Ambon, yang mana menguatkan putusan Penga­di­lan Tipikor Ambon,” kata Humas PN Ambon, Herry Setiabudi, kepada wartawan, di Kantor PN Ambon, Kamis (4/1)

Setiabudi menambahkan, salinan putusan tingkat banding ini secepatnya akan di­sam­paikan kepada kedua terdakwa maupun JPU Kejati Maluku.

Vonis majelis hakim Peng­adilan Tipikor Ambon dan Pengadilan Tinggi Ambon lebih tinggi dari tuntutan JPU, yang menuntut kedua ter­dakwa dengan huku­man 1,6 tahun penjara.

Dalam amar putusannya, majelis hakim menyatakan kedua terdakwa secara sah dan meyakinkan mela­kukan tindak pidana korupsi secara kooporasi yang merugikan negara Rp. 670.080.000.

Sebelumnya dua terdakwa lainnya, mantan Kadis Perhu­bungan Provinsi Maluku, Benjamin Gazpers divonis 2,6 tahun dan membayar denda Rp 50 juta subsider satu bulan kurungan. Sedangkan Kabid Perhubungan Udara Jhon Rante dihukum 1,6 tahun penjara dan membayar denda Rp 50 juta subsider satu bulan kurungan.

Vonis Gaspersz lebih tinggi dari tuntutan JPU, yang menuntutnya   1,6 tahun penjara dan membayar denda Rp 50 juta subsider tiga bulan kurungan. John Rante juga dituntut yang sama.

Kini mereka sementara menjalani hukuman di Lapas Klas II A Ambon. (S-16)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon