Hukum ›› Asintel: Kasus Proyek Multimedia Disdikpora Masih Diperdalam

Asintel: Kasus Proyek Multimedia Disdikpora Masih Diperdalam


Ambon - Dugaan korupsi dalam proyek bantuan per­alatan multimedia milik Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah­raga (Disdikpora) Provinsi Maluku masih diperdalam oleh tim penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku dengan kembali memeriksa saksi-saksi

Hal ini disampaikan Asisten Inte­lijen (Asintel) Kejati Maluku, Abdul Azis kepada Siwalima di ruang kerjanya, Selasa (29/5). “Multimedia masih diperdalam. Belum ada kese­pakatan tim. Masih dilakukan peme­riksaan saksi-saksi yang dulu lagi,” kata Asintel.

Setelah hasil pemeriksaan saksi-saksi dirampungkan, maka akan diekspos lagi guna melihat cukup tidaknya bukti dalam kasus ini. “Jadi kita masih akan melakukan pemerik­saan seputar saksi-saksi itu juga. Nantilah baru kita lihat,” ujar Asintel.

Sebelumnya diberitakan, penyidik Kejati Maluku telah mengan­tongi bukti dugaan mark up dalam proyek bantuan per­alatan multimedia milik Disdikpora Provinsi Maluku.

Informasi yang diterima, mark up dalam proyek bernilai milyaran rupiah ini terungkap, berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh tim ahli dari Institut Teknologi Sura­baya (ITS).

Tak hanya itu, tim ahli juga mene­mukan indikasi, bahwa peralatan multimedia milik Disdikpora yang disalurkan ke sekolah-sekolah  ha­nya rakitan. “Sudah ada bukti-buk­tinya, tinggal ditindaklanjuti,” ujar sumber di kejaksaan kepada Siwalima, Selasa (17/4).

Untuk diketahui, dugaan ketidak­beresan dalam tender hingga pelak­sanaan proyek senilai Rp 1.574.­425.000 yang bersumber dari APBD Provinsi Maluku Tahun 2011 ini dilaporkan Direktur CV. Bahari Mandiri, Samsul B Soamole, pada Jumat (13/1) lalu ke Kejati Maluku.

Sejumlah pejabat Dikpora Maluku telah diperiksa penyidik Kejati Maluku, diantaranya Amelia Passal selaku Ketua Panitia Tender proyek. Kemudian Andre Jamlay selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA).

Penyidik juga telah memeriksa Direktur CV. Talenta Karya, Marthen Latupeirissa, selaku kontraktor proyek pengadaan sarana multimedia dan pengadaan sarana penunjang. (S-27)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon