Kesra ›› April, Kota Tual Alami Inflasi

April, Kota Tual Alami Inflasi


Ambon - Pada bulan April 2017, Kota Tual mengalami inflasi 0,16% dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) 143,06.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Maluku Dumangar Hutahuruk menjelaskan, pada bulan April di Kota Tual tejadi inflasi 0,16% atau terjadi kenaikan IHK dari 142,83 pada Maret 2017 menjadi 143,06 di April 2017. Inflasi tahun kalender pada April 2,09% dan inflasi tahun ke tahun 5,12%.

“Inflasi Kota Tual terjadi karena adanya kenaikan IHK pada tiga kelompok pengeluaran yakni kelompok air, listrik, gas, dan bahan bakar 1,95%, sandang 0,03% dan kelompok kesehatan 0,11%,” ungkap Hutauruk kepada wartawan di aula kantor tersebut, Selasa (2/5).

Selain itu kata dia, deflasi Kota Tual terjadi pada tiga kelompok pengeluaran yakni kelompok bahan makanan 0,32%, makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau 0,01%, transportasi,komunikasi, dan jasa keuangan 1,04%. Sedangkan kelompok pendidikan,rekreasi, dan olahraga tidak mengalami perubahan.

Dibulan April juga komoditi dalam paket IHK Kota Tual yang mengalami kenaikan harga memberikan sumbangan/andil terhadap inflasi 2,1402% dan komiditi yang mengalami penurunan harga memberikan sumbangan/andil -1,9794%.

“Untuk komoditas yang dominan menyumbang inflasi di Kota Tual adalah ikan cakalang, bayam, tarif listrik, daun singkong dan ikan kakap putih. Sedangkan yang dominan yang menyumbang deflasi di Kota Tual adalah ikan ekor kuning, ikan teri, ikan layang, angkutan udara, dan ikan kembung,” ujarnya

Ambon Deflasi

Sementara itu untuk Kota Ambon pada April 2017 mengalami deflasi 0,76% dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) 125,71 atau terjadi penurunan IHK dari 126,67 pada Maret 2017 menjadi 125,71.

Inflasi tahun kalender pada April 2017 sebesar -0,11% dan inflasi tahun ke tahun 4,18%. Deflasi di Kota Ambon terjadi karena adanya penurunan IHK pada tiga kelompok pengeluaran yakni pada kelompok bahan makanan 5,67%, makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau 0,41%, pendidikan rekreasi dan olahraga 0,01%.

“Sedangkan kenaikan IHK terjadi pada kelompok pengeluaran yakni kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar 0,86%, sandang 0,35%, kesehatan 0,14% dan kelompok transpor, komunikasi dan jasa keuangan 1,52%,” tuturnya.

Dikatakan, komoditi-komoditi dalam paket komoditas IHK Kota Ambon yang mengalami kenaikan harga memberikan sumbangan/andil terhadap inflasi Kota Ambon 0,7776% sedangkan komoditi-komoditi yang mengalami penurunan harga memberikan sumbangan/andil bagi inflasi yakni -1,5386%.

“Komoditias yang dominan menyumbang inflasi di Kota Ambon adalah angkutan udara, tarif listrik, ikan cakalang, bayam dan ikan cakalang asap. Sedangkan komoditas yang dominan menyumbang deflasi di Kota Ambon adalah cabe rawit, ikan layang, cabe merah, ikan selar, dan lemon cina,” rincinya. (S-40)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon