Politik ›› Akademisi Yakin MK akan Berpihak pada Penetapan KPU

Akademisi Yakin MK akan Berpihak pada Penetapan KPU


Ambon - Akademisi  Fakultas  Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Pattimura (Unpatti)Viktor  Ruhunlela memprediksikan, Mahkamah Konsititusi akan memutuskan perkara sengketa Pilkada Maluku dengan berpihak pada penetapan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Maluku.

KPU Maluku pada 28 Desember lalu telah menetapkan Said Assagaff-Zeth Sahuburua sebagai pasangan calon Gubernur dan Wakil terpilih dengan memperoleh suara terbanyak 389.884 yang tertuang didalam Surat Keputusan Nomor 0740/KPTs/KPU-Prov-028/XII/2013.

Kepada Siwalima melalui telepon selularnya, Rabu (22/1) Ruhunlela mengaku, sangat yakin bahwa, MK sebagai lembaga peradilan tertinggi akan berpihak pada rakyat melalui penetapan KPU Maluku.

Sebagai lembaga peradilan tertinggi, katanya, MK tidak akan salah memutuskan perkara sengketa Pilkada Maluku.

“Saya sangat yakin dengan  MK ini, sebab MK merupakan  salah satu lembaga peradilan  tertinggi dalam negara tertinggi yang sudah dibenahi dengan  aturan-aturan hukum negara, sehingga tidak akan salah  mengambil keputusan yang  pasti,”ujarnya.

Sekalipun KPU Maluku telah menetapkan pasangan SETIA sebagai calon Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku, namun proses tersebut masih berlanjut di MK, sehingga masyarakat harus tetap menghargai dan menghormati proses di MK, sambil tetap menunggu keputusan dan apapun yang diputuskan harus diterima dengan legowo.

Ia yakin, tidak akan terjadi perubahan dalam putusan MK nantinya, sebab fakta dan bukti  yang terjadi  dilapangan  saat  Pilkada itu, pasti saja  akan disampaikan oleh aparat  penyelenggara yakni, KPU Maluku, Bawaslu serta Panwaslu dalam persidangan.

Disisi lain, kata dia, putaran pertama 11 Juni lalu telah menjadi catatan penting bagi MK untuk memutuskan perkara tersebut dengan adil sesuai dengan fakta-fakta yang terjadi.

“Putaran  pertama itu juga  sudah menjadi panutan, atau  satu contoh bagi MK, dimana dalam persidangan putaran pertama itu MK digunjang oleh pihak-pihak yang tidak  berkepentingan saat itu, sehingga MK pasti sudah  berkaca dengan hal itu, untuk  tidak akan terulang lagi, dan pasti saja jalannya persidangan  PHPU Maluku ini akan  berjalan  lancar tanpa  ada keributan  dalam persidangan nanti,” katanya.

Ia tetap berharap, seluruh masyarakat menunggu putusan MK dan apapun putusan tersebut tetap harus diterima dan dihargai. (Cr-1)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon