Daerah ›› 9 Pendamping Kelompok PKPK di Malteng dapat Fasilitas Motor

9 Pendamping Kelompok PKPK di Malteng dapat Fasilitas Motor


Masohi - Sedikitnya 9 orang pendamping kelompok Program Kesejahteraan Petani Kecil (PKPK) atau Smalholder Livelihood Development Project (Solid) mendapatkan fasilitas motor dari Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluh (BKPP) Kabupaten Malteng

Penyerahan 9 unit motor roda dua jenis Zusiki Axelo 125 cc tersebut dilakukan secara langsung oleh Kepala BKPP Malteng, J.K.R Pattiasina, Sabtu (18/1). 

Sebelum memberikan 9 unit motor tersebut, Pattiasina yang didampingi Koordinator Program Solid, Moh Tuanaya  mengungkapkan, fasilitas kendaraan bermotor roda dua yang diberikan tersebut untuk menunjang peningkatan kinerja pendamping dalam bekerja mendampingi kelompok setiap saat diwilayah kerjanya masing-masing. Agar tugas dilapangan dapat lebih dioptimalkan lagi.

Kendaraan operasional lapangan yang diberikan oleh BKPP melalui program Solid dimaksud, kata dia, harus dimanfaatkan sebaik mungkin dalam proses-proses pendampingan kepada masyarakat.

Mengingat mayoritas pendamping kelompok PKPK tersebut seluruhnya adalah penyuluh lapangan, untuk itu, ia mengharapkan agar tugas penyuluhan diwilayah kerja juga mesti dapat dioptimalkan sebaik mungkin, sehingga hasil yang dicapai tidak  hanya terdapat peningkatan kemandirian kelompok dalam program solid tersebut, akan tetapi  petani lain yang berada di wilayah kerja masing- masing penyuluh lapangan tersebut juga dapat meningkatkan produksinya.

Sementara itu, Koordinator Program Solid BKPP Malteng, Moh Tuanaya mengungkapkan, mutlak bagi setiap pendamping yang menerima fasilitas kendaraan roda dua saat ini melakukan tugasnya dengan baik dilapangan. alasan klasik yang selama ini menjadi hambatan tidak boleh lagi menjadi masalah tidak dilakukannya pendampingan kepada kelompok yang sudah dibentuk di 14 desa yang tersebar di lima kecamatan itu.

Dijelaskan, kendaraan roda dua yang diberikan dengan tujuan untuk mempermudah pekerjaan pendampingan kelompok dilapangan tersebut, seharusnya dimanfaatkan dengan baik, agar tugas yang menjadi beban tanggung jawab pendamping itu dapat dilakukan sebaik mungkin, sehingga harapan bersama untuk dapat meningkatkan kemandirian kelompok agar dapat menunjang ekonomi keluarganya masing–masing dapat tercapai.

Ditambahkan, kendaraan roda dua yang diberikan saat ini seharusnya berjumlah 14 unit, yang diperuntukan bagi 14 pendamping yang ada, sebab kelompok petani kecil yang  berjumlah 122 kelompok tersebut tersebar di 14 desa dengan 14 pendampingnya.

“Untuk itu, sisa kurang lebih 5 unit dalam waktu dekat ini akan direalisasikan sehingga kelompok lainnya juga akan dapat diberikan pendampingan secara baik. (S-36)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon