Pendidikan ›› 6.356 Siswa SMP di Ambon Ikut UNBK dan UNKP

6.356 Siswa SMP di Ambon Ikut UNBK dan UNKP


Ambon - Hari Ini, Senin (23/4), sebanyak 6.356 siswa SMP se Kota Ambon mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) dan Ujian Nasional Kertas dan Pensil (UNKP). Hal ini diakui Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Ambon, Jhon Manuputty kepada Siwalima melalui telepon selulernya Sabtu (21/4). 

“Jumlah tersebut tersebar di seluruh sekolah yang akan melaksanakan Ujian Nasional,” kata Manuputty. 

Ia mengatakan,  untuk sekolah yang melaksanakan UNBK sebanyak 12 sekolah yakni SMPN 6 Ambon, SMP YPKPM Ambon,  SMPN 3 Ambon,  SMP Xaverius Ambon, SMP Kartika Ambon,  MTS Tsanawiyah Batu Merah,  SMP Kristen Rehobot, SMP Katolik,  SMP Santo Andreas, SMP Kalam Kudus,  MTs Al-Khairat dan MTs Al-Fatah.  

“Jadi jumlah sekolah yang melaksanakan ujian ada sebanyak 55 sekolah terdiri dari 19 sekolah MTs dan 46 sekolah SMP. Sedangkan untuk UNBK ada 12 sekolah dan UNKP 43 sekolah,”jelasnya. 

Dijelaskan, pelaksanaan UNBK merupakan salah satu upaya peman­faatan teknologi informasi dan men­cegah terjadinya kebocoran soal ujian. Peralatan penunjang seperti komputer, jaringan internet, listrik, dan SDM telah ada sehingga saat pelaksanaan ujian dapat berjalan dengan baik.

“Jika peralatan penunjang telah dipersiapkan, siswa juga harus di­persiapkan dengan berbagai latihan, terutama cara mengisi lembaran jawaban secara online,” ujarnya.

Diakuinya, SMP di Kota Ambon pada umumnya memiliki komputer, tetapi belum bisa mencukupi diban­dingkan dengan banyaknya peserta ujian.

Satu sekolah dengan peserta ujian 60 orang harus memiliki 20 komputer, guna menangani tiga kelompok ujian masing-masing 20 orang setiap dua jam pelaksanaan UNBK.

Ia menambahkan, peralatan pe­nunjang seperti komputer, jaringan internet, listrik, dan SDM telah ada sehingga saat pelaksanaan ujian dapat berjalan dengan baik.

“Jika peralatan penunjang telah diper­siapkan, siswa juga harus diper­siap­kan dengan berbagai latihan, terutama cara mengisi lembaran jawaban secara online,” ujarnya. (S-40)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon