Politik ›› 4000 Personil Dikerahkan Amankan Pilkada Putaran Dua

4000 Personil Dikerahkan Amankan Pilkada Putaran Dua


Ambon - Polda Maluku tidak mau ambil pusing dengan segala po­lemik di DPRD Ma­luku terkait Pilkada Maluku.

Pentahapan pu­tar­an kedua te­tap berjalan dan kare­nanya per­sonil su­dah di­ge­ser ke se­luruh ka­bupaten dan kota di Provinsi Maluku.

“Kita tidak mau masuk ke ranah politik. Apa yang saat ini dipolemikan di DPRD Maluku kita tidak mau ambil pusing sebab yang kita dengar hanya KPU sebagai penyelenggara pilkada. Tugas kita mengamankan. Per­soalan hukum di PTUN bukan menjadi tugas dan urusan kita,” jelas Kepala Biro Operasional Polda Maluku, Kombes Pol Martuani Sorbin Siregar kepada wartawan di ruang kerjanya Senin (9/12).

Ia mengatakan, tugas Polda Maluku hanya mengamankan jalannya proses pilkada hingga pentahapannya selesai sehingga saat KPU menjadwalkan putaran kedua pada 14 Desember 2014 men­datang, maka selaku aparat ne­gara, Polda Maluku dengan di­ban­tu TNI siap mengamankannya.

“Jadi KPU memberitahukan ke polda selaku penanggungjawab keamanan di Maluku bahwa taha­pan putaran kedua dijadwalkan 14 Desember 2013. Atas dasar itu ya kita geser pasukan,” ujar Siregar.

Menurutnya, pihaknya tidak mau terpengaruh dengan polemik yang saat ini sedang bergulir, sebab mengingat geografis Maluku yang terdiri dari pulau-pulau ditambah transportasi dan jaringan komu­nikasi belum menjangkau seluruh wilayah Maluku, sehingga Polda Maluku tidak mau ambil resiko.

“Kita tetap konsisten dengan jadwal KPU. Kita tidak mau terpe­ngaruh dengan persoalan politik yang saat ini sementara ramai dibi­carakan. Maluku ini pulau-pulau, pakai kapal Siwalima saja tidak mampu apalagi mau ke pulau-pulau terpencil, bisa mati personil saya,” ungkap Siregar.

Ia mengaku sebanyak 4.404 personil Polri dan TNI kini sudah ditempatkan ke seluruh kabupaten/kota di Maluku guna meng­aman­kan 3.284 TPS.

Dari jumlah 4.404 personil terse­but, ungkap Siregar, terdiri dari 3.697 personil Polri dan 707 per­sonil TNI, ditambah 200 personil Brimob Mabes Polri.

“Polda Maluku menggunakan pola pengamanan 1 : 1: 2 yaitu 1 TPS dijaga 1 polisi dan 2 linmas. Maluku banyak daerah perpencil, sehingga pola pengamanan kita pakai itu. Memang ada juga pola yang lain, tapi kita lebih menggunakan pola tersebut. Semua pasukan sekarang sudah siap dan siaga di masing-masing kabupaten/kota,” ung­kapnya.

Distribusi Logistik

Sementara itu, perhelatan demo­krasi lima tahunan ini dipastikan bakal sukses karena distribusi logistik juga berjalan lancar dan  sudah sampai di tingkat PPK.

“Saat ini seluruh surat suara yang sudah didistribusikan oleh KPU Maluku beberapa waktu lalu ke 11 kabupaten/kota semuanya sudah berada di tingkat PPK,” jelas Komisioner KPU Maluku Musa Toekan kepada Siwalima melalui telepon selulernya, Senin (9/12).

Dikatakan, proses pendistribu­sian logistik pilkada di 11 kabu­paten/kota berlangsung lancar sesuai jadwal sehingga dipastikan pada Jumat (13/12) seluruh logistik sudah tiba di masing-masing Tempat Pemungutan Suara (TPS).

“Semua surat suara saat ini sudah tiba dimasing-masing PPK. Nantinya pada Jumat (13/12) baru didistribusikan ke TPS,” katanya.

Senada dengan Toekan, Ketua KPU MBD George Leasa juga me­ngakui distribusi logistik di kabu­paten yang rentang kendalinya sangat luas dan dipisahkan oleh lautan tersebut hingga saat ini berlangsung lancar.

“Semua logistik pilkada dianta­ra­nya surat suara sudah diterima di delapan kecamatan yang ada di Kabupaten MBD. Semuanya su­dah tersalurkan dengan baik serta dikawal ketat oleh Panwascam maupun pihak kepolisian setem­pat. Nantinya akan  didistribusikan ke TPS sehari sebelum pencob­losan,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua KPU Kabupaten Malteng La Alwi juga mengakui pihaknya sudah men­distribusikan logistik pilkada ke 17 kecamatan di wilayah tersebut.

“Seluruh logistik Pilkada Maluku putaran kedua sudah tuntas didis­tribusikan ke seluruh kecamatan. Jadi saat ini sudah berada di ta­ngan PPK,” ungkap La Alwi kepada Siwalima di Masohi, Senin (10/12).

La Alwi juga memastikan sehari sebelum pencoblosan, seluruh logistik yang terdiri dari surat suara,  tinta, kotak suara,daftar pemilih dan lain sebagainya itu sudah dapat dipastikan berada di tangan semua Panitia Pemungu­tan Suara (PPS) di seluruh desa yang ada di 17 kecamatan di Malteng.

“Pendistribusian logistik dari PPK ke masing-masing PPS juga sudah mulai dilakukan Senin (9/12) dengan mengutamakan desa yang sulit dijangkau sementara  untuk desa yang mudah dijangkau maka akan dilakukan Selasa (10/12),” ungkapnya.

Menurutnya, dalam melakukan distribusi logistik baik  yang dila­kukan oleh KPU ke PPK maupun dari PPK ke PPS dapat dipastikan berjalan lancar dan tidak ditemu­kan kendala apapun yang berarti baik itu kendala kondisi alam serta lain sebagainya.

“Tidak ada kendala apapun dalam upaya distribusi yang kami lakukan maupun PPK ke PPS, baik itu kondisi alam, biaya dan lain sebagainya tidak menjadi kendala yang berarti bagi proses pen­distribusian logistik di seluruh Malteng,” ungkapnya.

La Alwi juga menghimbau selu­ruh masyarakat untuk datang ber­bondong-bondong ke masing-masing TPS, guna menyalurkan hak demokrasinya, sebab satu suara sangat menentukan masa depan Maluku lima tahun men­datang.

‘’Kami menghimbau masyarakat yang memiliki hak pilih untuk dating ke TPS- TPS terdekat guna menyalurkan hak pilihnya pada tanggal 14 Desember mendatang, sebab satu suara saja menen­tukan nasib Maluku lima tahun mendatang. Golput bukan pilihan, untuk itu serahkanlah hak demo­krasi anda secara baik bagi masa depan Maluku lima tahun men­datang’’ tandasnya. (S-32/S-36)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon