Pendidikan ›› 1 Siswa di Ambon tak Ikut UNBK SMK

1 Siswa di Ambon tak Ikut UNBK SMK


Ambon - Pelaksanan Ujian Nasional Berbasis Komputer yang berlangsung serentak disejumlah sekolah di Kota Ambon sejak Senin (2/4) berjangsung lancar.

Hanya saja satu siswa pada SMKN 1 tidak mengikuti ujian tersebut. Siswa ini tak bisa ikut ujian lantaran sakit sejak persiapan menghadapi ujian lalu sehingga dirinya tak dapat mengikuti UNBK, namun siswa tersebut akan diusulkan untuk ikut ujian susulan.

“Memang benar  ada satu siswa yang sakit dan kita akan di usulkan untuk dia mengikuti ujian susulan pada 18 April mendatang,” ungkap Kepala SMK 1 Ambon Steven Latuihamalo kepada Siwalima di Ambon, Selasa (4/4).

Sementara terkait dengan proses ujian, ia mengaku, tidak ada masalah dimana mulai dari persiapan hingga pelaksanaan berjalan dengan baik. “265 siswa kita sudah persiapkan diri dengan baik dan di dukung dengan listrik dan jaringan internet yang memadai sehingga semua berjalan dengan lancar,” ujarnya.

Sementara itu Kepsek SMKN 7 Saiful juga mengakui dari enam jurusan yang mengikuti UNBK tahun  ini semuanya berjalan dengan lancar. Mengantisipasi terjadinya gangguan jaringan internet pihaknya bahkan menyiapkan server cadangan.

“Kita punya server inti ada 4 dan ada cadangan, ketika terjadi gangguan maka server cadangan digunakan, namun sampai saat ini semuanya berjalan dengan baik dan lancar,” ujarnya.

Dikatakan dari 225 siswa yang terbagi dalam 6 jurusan yang mengikuti ujian maka, dilakukan dalam tiga sesi. “Jadi dengan ketersediaan komputer yang memadai para siswa tidak perlu takut tidak kebagian komputer karena pelaksanan ujian dibagi dalam beberapa sesi sehingga semuanya terpenuhi,” ujar Saiful.

Hal yang sama diutarakan oleh kepsek SMKN 2,  J Soukotta, kalau 188 siswanya telah dipersiapkan sejak awal untuk mengikuti UNBK sehingga tidak kaku menggunakan komputer. “Memang awalnya kita khawatir terkait dengan jaringan namun sampai dengan hari kedua semuanya berjalan dengan lancar dan para siswa tidak ada yang mengeluh,” ungkapnya.

“Kami berharap, kondisi seperti ini hingga selesai pelaksanaan ujian,” harapnya.

Sebelumnya diberitakan, Wagub Maluku Zeth Sahuburua sangat mengharapkan agar lulusan SMK  di Maluku bisa lebih berkualitas.

Bahkan menurutnya, bukan hanya siswa saja yang dituntut untuk berkualitas, akan tetapi guru pun haruslah berkualitas, karena guru yang berkualitas akan menghasilkan murid yang berkualitas pula.

“Saya tadi katakan selain murid tingkatkan kualitas, guru juga harus tingkatkan kualitas, karena dengan kualitas guru yang baik, dapat mendidik murid menjadi lebih baik,” kata Wagub kepada wartawan usai membuka Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di SMKN 3 Waiheru, Ambon, Senin (3/4). (S-39)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon