Budaya ›› 17 Perahu "Sail Indonesia 2009" Tiba

17 Perahu "Sail Indonesia 2009" Tiba


Ambon - Hingga tadi malam, sebanyak 17 perahu layar peserta "Sail Indonesia 2009" telah tiba di Ambon Fishing Port-Tantui.

Pantauan Siwalima, perahu layar Maralinga berbendera Australia dengan skipper John Jordan menjadi perahu layar pertama yang merapat di Ambon Fishing Port-Tantui, Rabu (29/7).

Sehari kemudian, dua perahu layar masing-masing Baccus (Inggris) dengan skipper Keith John Harding dan Pelikan (Jerman) dengan skipper David Frederick juga merapat.. Disusul perahu layar Alexandra (Belanda) dengan skipper Johanes Izaac van der Sluijs yang tiba di Ambon Fishing Port-Tantui, Jumat (31/7).

Sepanjang Sabtu (1/8) hanya ada dua perahu layar yang tiba di Ambon Fishing Port-Tantui, yaitu Ulysses (Inggris) dengan skipper David Graham serta Giddy Up (New Zealand) dengan skipper Francis Paul Reilly Meredith.

Sebanyak 11 perahu layar lainnya juga tiba saling susul menyusul di Ambon Fishing Port-Tantui, sejak Minggu (2/8) pagi yaitu Barbarra Ann (Amerika Serikat) dengan skipper Jack Ira Hunt, Pomona (Norwegia) dengan skipper Vegar Bjoranger, Chriann (Denmark) dengan skipper Flemming Monrad, Sur (Spanyol) dengan skipper Maria Luisa Soler C, L'Aventur V (Kanada) dengan skipper Rene R, Magnet (Belanda) dengan skipper Christiaan Bongertman, Leto (Irlandia) dengan skipper Peter Wesley, Strummer (Inggris) dengan skipper Niger Charles, Blue Marlin (Swedia) dengan skipper Hans Nils Wilhelm Olsson, Obsession II (Prancis) dengan skipper Bernard Fernand dan Morning Star VII (New Zealand) dengan skipper Eric Stefan.

Kendati demikian, perahu layar Pelikan (Jerman) dengan skipper David Frederick, Minggu (2/8) meninggalkan Ambon Fishing Port menuju Pulau Bali, karena mengalami kerusakan, sehingga saat ini tersisa 16 perahu layar yang merapat di Ambon Fishing Port.

Sesuai data peserta pada panitia penyelenggara tercatat peserta "Sail Indonesia sebanyak 134 perahu layar yang berasal dari 22 negara yaitu Australia (44 perahu layar), Amerika (25), Inggris (16), New Zealand (sembilan), Kanada (tujuh), Belanda (lima), Prancis (lima), Jerman (tiga), Denmark (tiga), Kepulauan Virginia (dua), Swiss (dua) sementara Swedia, Swiss, Vanuatu, Afrika Selatan, Antigua dan Barmuda, Irlandia, Norwegia, Kepulauan Marshal, Finlandia, Spanyol dan Belgia masing-masing satu perahu layar, namun tak semua perahu akan menyinggahi Ambon karena sebagian diantaranya telah melanjutkan perjalanan menuju Flores-Nusa Tenggara Timur maupun Bali.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Maluku, F Sahusilawane yang dikonfirmasi Siwalima di Ambon Fishing Port, Minggu (2/8) mengaku pihaknya mengharapkan seluruh perahu peserta dapat menyinggahi Kota Ambon.

"Perahu layar yang dilepas dari Darwin-Australia tercatat sebanyak 134 perahu dan seluruh perahu layar tersebut menyinggahi Saumlaki namun dalam perkembangannya mereka bebas memilih rute, sehingga tak semuanya singgah di Tual karena ada yang langsung melanjutkan perjalanan ke beberapa wilayah Indonesia termasuk ada juga yang langsung dari Saumlaki menuju Pulau Banda," ungkapnya..

Sahusilawane menjelaskan, informasi yang terakhir yang diperoleh pihaknya ternyata sebanyak 68 perahu layar diantaranya itu menyinggahi Pulau Banda. "ada 68 perahu layar yang singgah di Pulau Banda dan mereka telah melanjutkan perjalanan dari Banda menuju Ambon sehingga kemungkinan Senin (3/8) mereka akan tiba di Ambon Fishing Port," jelasnya.

Dikatakan, dunia pariwisata di Maluku saat ini sudah mengalami kemajuan menyusul situasi dan kondisi keamanan yang semakin kondusif. "Pariwisata Maluku semakin bergairah karena jumlah wisatawan nusantara yang mngunjungi Maluku menunjukkan peningkatan yang drastis. Ada orang yang menilai sektor pariwisata itu berhasil jika banyak wisatawan mancanegara yang mengunjungi suatu daerah, namun sebenarnya arus kunjungan wisatawan nusantara juga harus menjadi indikator peningkatan," katanya.

Sahusilawane menambahkan, direncanakan Jumat (7/8) Menteri Kelautan dan Perikanan Freddy Numbery akan melepas para peserta "Sail Indonesia 2009" untuk race Ambon-Bitung. (S-14)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon