Politik ›› 14 Permohonan Disampaikan ke MK Sidang PHPU

14 Permohonan Disampaikan ke MK


Ambon - sesuai jadwal yang telah ditetapkan, sidang gugatan perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) di Mahkamah Konstitusi (MK) untuk KPU Maluku dan kabupaten/kota digelar, Kamis (11/7).

Sidang pendahuluan dengan agen­da pembacaan gugatan oleh 14 pe­mohon itu disampaikan oleh tujuh partai politik masing-masing Partai Golkar, Nasdem, Demokrat, Partai Berkarya, PKS,  PKB dan Partai Gerindra dan pengesahan alat bukti pemohon.

Sidang yang digelar di ruang sidang panel dua itu dipimpin majelis hakim yang diketuai Aswanto didampingi anggota Saldi Isra dan Manahan MP Sitompul.

“Dalam sidang pendahuluan itu, telah dibacakan 14 permohonan pada masing-masing tingkatan baik DPR RI, DPRD provinsi dan DPRD kabu­paten/ kota, dan permohonan terse­but dibacakan langsung oleh masing-masing kuasa hukum dari tujuh parpol itu,” ungkap Koor­dinator Devisi Hu­kum KPU Maluku, Almudatzir Sa­ngadji, kepada Si­walima, melalui telepon selu­lernya, Kamis (11/7).

Dikatakan, setelah membacakan permohonan dari pemohon, majelis hakim menunda sidang hingga Selasa (16/7), dengan agenda mendengarkan pembacaan jawaban termohon dan keterangan pihak terkait serta pengesahan alat bukti termohon.

“Tentunya kita akan menyiapkan jabawan kami serta bukti-buktinya untuk proses sidang tanggal 16 Juli mendatang,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, saat ini KPU Provinsi Maluku bersama jajar­annya di kabupaten/kota sementara menyiapkan bukti-bukti untuk meng­hadapi sidang gugatan peselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) di Mahkamah Konstitusi (MK), Kamis (11/7) mendatang.

Saat ini, kita sementara  menyiap­kan alat bukti untuk menghadapi gugatan yang disampaikan 15 parpol ke MK,” ungkap Ketua KPU Maluku, Syamsul Rivan Kubangun, kepada Siwalima, melalui telepon selulernya, Sabtu (6/7).

Kubangun merincikan 15 parpol itu terdiri dari delapan parpol untuk KPU Provinsi Maluku dan tujuh parpol untuk KPU kabupaten/kota.

“Untuk KPU Provinsi Maluku, ada tujuh parpol yang mengajukan gugatan ke MK di delapan dapil yakni Golkar untuk dapil Maluku III yakni Malteng, Nasdem dapil Maluku I (Kota Ambon), Demokrat Maluku III (Malteng), Partai Berkarya Maluku I (Kota Ambon), PKS Maluku II (Buru-Bursel),  PKB Maluku I (Kota Ambon) dan Maluku VI (Malra, Tual, Aru) serta Partai Gerindra Maluku I (Kota Ambon),” bebernya.

Sementara untuk calon DPD RI, kata dia, tidak ada gugatan yang disampaikan ke MK.

“Tidak ada, tidak ada untuk calon anggota DPD RI, yang mengajukan gugatan ke MK,” tandasnya.

Kendati demikian, Kubangun enggan membeberkan bukti-bukti yang sementara disiapkan oleh KPU Maluku bersama jajarannya di tingkat kabupaten/kota.

Untuk diketahui, pasca dite­tapkan­nya rekapitulasi hasil peng­hitungan perolehan suara peserta Pemilu anggota DPRD Provinsi Maluku tahun 2019 oleh KPU Provinsi Maluku berdasarkan SK Nomor : 395/HK.03.1-Kpt/81/PROV/2019 tertanggal 20 Mei 2019, sebanyak tujuh parpol meng­ajukan gugatan ke MK.(S-16)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon