Daerah ›› 10 Anggota Polda Maluku Dipecat

10 Anggota Polda Maluku Dipecat


Ambon - Sebanyak 10 anggota Polda Maluku dipecat. Mereka diberhentikan tidak dengan hormat, lantaran banyak pelanggaran yang mereka lakukan.

Kepala Bagian Pengendalian Perso­nalia (Kabag Dal Pers) Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Maluku, Kompol S.H Rudi K mengatakan, Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) terhadap 10 anggota Polri itu sudah melalui proses dan mekanisme yang berlaku.

 “Pemberhentian anggota Polri itu sudah melalui proses dan mekanisme. Sehingga masyarakat tidak perlu ragu. Status mereka yang diberhen­tikan itu bukan lagi sebagai anggota Polri tapi masyara­kat,” jelas Rudi kepada Siwa­lima di ruang kerjanya, Rabu (18/3).

10 anggota Polri yang diberhentikan itu yakni Bripda Joseph Sainyakit, Briptu So­long, Briptu Fabert Kel­mas­kossu (anggota Polres MTB). Kemudian Bripda Polce Lutur­mas, Bripda Rinaldo B Tete­huka, Briptu Faisal Sabban (Sat Brimob Polda Maluku). Kepu­tusan PTDH mereka dike­luarkan tahun 2014.

Sedangkan selama kurun waktu Januari hingga Maret 2015, terdapat empat orang yang dipecat yakni Briptu Christy Tjan (Sat Brimob), Bripka Nathaniel Unility (Dit Sabhara Polda Maluku), Brigadir Magdavy Erbabley (Dit Sabhara Polda Maluku) dan Bripda Nuraidin (Dit Polair Polda Maluku).

Menurut Rudi,  pember­hen­tian dengan tidak hormat terhadap 10 anggota Polda Maluku ini  sudah sesuai deng­an ketentuan yang berlaku dalam pasal 14 ayat (1) huruf (a) PP Nomor 1 tahun 2003 tentang Pemberhentian Ang­gota Polri.

Dikatakan, masyarakat Ma­luku perlu mengetahui nama-nama anggota Polda Maluku yang sudah diber­hen­tikan dengan tidak hormat itu. Hal ini untuk mengantisipasi mereka masih menggunakan status anggota Polri.

“Masyarakat perlu meng­eta­hui siapa-siapa saja ang­gota Polri yang sudah diber­hentikan di Polda Maluku ini. Kenapa, supaya kalau terjadi hal-hal yang tidak diinginkan di tengah-tengah masyarakat dan mereka-mereka itu masih menggunakan status ang­-gota Polri kan bisa diketahui dan dilaporkan ke kantor polisi terdekat. Saya kira pemecatan ini juga untuk menjaga nama baik institusi. Artinya dengan adanya pem­beritahuan kepada publik, tindak tanduk mereka di masyarakat diketahui,” tan­das Rudi. (S-32)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon